Foto Operasi Penangkapan Perambah Hutan di Kawasan SM Giam Siak Kecil

Wahyudi

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 21:18:00 WIB | Cetak


Petugas Balai Besar KSDA Riau mengamankan belasan deregen berisi solar dan dua alat berat yang digunakan untuk merambah hutan dikawasan Suaka Marga Giam Siak Kecil Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (27/8/2021). Pada operasi gabungan tersebut, petugas telah mengamankan tiga pelaku inisial SBS, T dan P serta menyita barang bukti dua alat berat. (WAHYUDI)



Riauaktual.com - Tim gabungan menangkap tiga orang yang diduga sedang melakukan perambahan kawasan Giam Siak Kecil, Bengkalis. Mereka memiliki peran berbeda. 

Tiga pelaku masing-masing SBS, selaku penyewa alat berat dan dua lainnya P dan T selaku buruh diamankan bersama dua alat berat merek HITACHI. 

Aktivitas ketiganya diketahui melalui kegiatan patroli rutin yang digelar Resort Duri, yang didapati sedang bekerja dilokasi. 

“Dari lokasi tersebut, informasi dilanjutkan dengan melaporkan ke BKSDA Riau,” kata Plh Kepala Balai Besar KSDA Riau, Hartono, Jumat (27/8/2021) kemarin. 

Setelah dilaporkan, kemudian Balai Besar KSDA Riau, Balai Gakum LHK, berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Riau, dan TNI untuk melakukan penindakan ke lokasi. 

Petugas Gabungan dari BBKSDA Riau, Ditreskrimsus Polda Riau, TNI, GAKKUM wilayah Sumatera-seksi wil II mengamankan dua alat berat yang digunakan untuk merambah hutan dikawasan  Suaka Marga Giam Siak Kecil Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (27/8/2021). Pada operasi gabungan tersebut, petugas telah mengamankan tiga pelaku inisial SBS, T dan P serta menyita barang bukti dua alat berat. (WAHYUDI)

Operasi penindakan ini dilakukan selama tiga hari dimulai Selasa malam hingga Kamis dini hari, tanggal 24 hingga 26 Agustus 2021. 

“Sebelum tim gabungan bergerak ke lokasi awalnya Selasa (24/8/2021) tim terlebih dahulu mengumpulkan bahan keterangan yang terpantau aktivitas pembukaan lahan di dalam SM Giam Siak Kecil,” ucap Hartono. 

Petugas Gabungan dari BBKSDA Riau, Ditreskrimsus Polda Riau, TNI, GAKKUM wilayah Sumatera-seksi wil II mengintrogasi terduga pelaku penyewa alat berat yang digunakan untuk merambah hutan dikawasan  Suaka Marga   Giam Siak Kecil Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (27/8/2021). Pada operasi gabungan tersebut, petugas telah mengamankan tiga pelaku inisial SBS, T dan P serta menyita barang bukti dua alat berat. (WAHYUDI)

Selanjutnya, pada Rabu (25/8/2021) sebanyak 40 tim gabungan terdiri dari tim Balai Besar KSDA Riau, Balai Gakum LHK, Ditkrimsus Polda Riau, dan TNI tiba di lokasi. 

“Tim yang tiba dilokasi, menemukan ketiga orang tersebut sedang bekerja menggunakan alat berat,” jelas Hartono. 

Pengakuan SBS, ia berperan sebagai penyewa alat. Sementara itu, untuk T dan P merupakan buruh, yang diperintahkan melakukan penyemprotan dan menggerakkan alat di lokasi. 

Seorang petugas Balai Besar KSDA Riau memperlihatkan peta saat operasi penangkapan perambah hutan dikawasan  Suaka Marga  Siak Kecil Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (27/8/2021). Pada operasi gabungan tersebut, petugas telah mengamankan tiga pelaku inisial SBS, T dan P serta menyita barang bukti dua alat berat. (WAHYUDI)

Untuk pengusutan lanjutan, ketiga pelaku bersama dua alat berat Kamis (26/8/2021) kemarin diserah terimakan ke Balai Penegakkan Hukum Wilayah Sumatera, Seksi Wil II di kantor Balai Besar KSDA Riau. 

“Saat ini pengusutan sedang dilakukan penyidik PPNS Balai Penegakkan Hukum Wil Sumatera, Seksi Wilayah II,” ucap Hartono. 

Petugas Polisi Kehutanan Balai Besar KSDA Riau bersenjata mengamankan dua alat berat yang digunakan untuk merambah hutan dikawasan  Suaka Marga  Giam Siak Kecil Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (27/8/2021). Pada operasi gabungan tersebut, petugas telah mengamankan tiga pelaku inisial SBS, T dan P serta menyita barang bukti dua alat berat. (WAHYUDI)

Sebelum melakukan penindakan ini, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan terhadap aktivitas ini. 

“Untuk pencegahan kita selalu memberikan peringatan dan pemasangan rambu kawasan dan rambu peringatan untuk tidak melakukan aktivitas apapun di dalam kawasan karena melanggar UU,” pungkasnya.


Foto udara yang memperlihatkan dua alat berat yang melakukan perambahan hutan dikawasan Suaka Marga Giam Siak Kecil Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Tualang Mandau, Kabupaten Bengkalis, (22/8/2021). (Foto BBKSDA Riau).

Untuk diketahui, Cagar Biosfer adalah sebuah lahan gambut raksasa yang berada di provinsi Riau, tepatnya di daerah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak Sri Indrapura. Cagar Biosfer ini telah dideklarasikan UNESCO dalam Man and the Biosphere Progamme dan ditetapkan sebagai kawasan paru-paru dunia. 





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index