Limbah Dari PDAM di Mempura Genangi Kebun Sawit Warga

Parah! Limbah PDAM Mempura Bikin Rusak Kebun Warga 

Senin, 01 Maret 2021 - 19:01:55 WIB Di Baca : 1594 Kali


Riauaktual.com - Irhamsyah Purba (40) mengaku kepada wartawan sudah enam tahun lebih penghasilan kebun sawitnya mengalami penurunan. 

Tetapi kata dia, bukan karena sawitnya tersebut tidak diurus. Penyebabnya kata Irhamsyah dikarenakan air limbah dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Mempura genangi kebun sawitnya seluas 2 hektar.

"Kebun ini harapan satu-satunya penghasilan untuk kebutuhan ekonomi keluarga kami," terang Irhamsyah.

"Sudah berkali-kali kami mengadu ke pihak PDAM, tapi tidak ada titik temunya," sambung Irhamsyah, Senin (1/3/2020).

Sebelum digenangi oleh limbah PDAM tersebut, Irhamsyah menerangkan bahwa kebun sawitnya 2 hektar tersebut bisa menghasilkan buah sawit 3 ton dalam satu bulan.

"Kini, hanya 300 kilogram perbulannya. Terkait hal ini, kami sudah mengadu ke DPRD," tuturnya.

Menanggapi hal ini, ketua DPRD Siak Azmi ketika dihubungi sudah mengetahui persoalan tersebut dan sudah melihat langsung kelokasi.

Ia mengaku sangat prihatin atas genangan limbah PDAM dikebun milik warga tersebut.

Menurut dia, genangan air limbah PDAM itu tidak hanya dilahan kebun sawit Irhamsyah saja, namun meluap hingga ke lahan warga lainnya.

"Yang dikhawatirkan itu, genangan limbah ini semakin meluas dan menggenangi kebun warga lainnya. Maka itu, saya harapkan hal ini cepat ditanggapi agar tidak meluas persoalannya," kata Azmi.

Dengan melihat langsung di lokasi tersebut, Azmi mengatakan pihaknya akan mendorong pengelola PDAM untuk memperbaiki pembuangan limbah tersebut.

"Saya juga berharap, pemerintah Siak bisa mengupayakan ganti rugi kepada masyarakat akibat peristiwa ini. Dan soal ganti rugi ini, akan kita bicarakan dengan bupati," sebut Azmi.

Sementara Kepala Seksi SPAM Air Bersih Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, Amir Faizal mengatakan, pihaknya untuk sementara akan mengupayakan pembuatan parit baru untuk pembuangan limbah dan menyedot limbah yang menggenangi kebun sawit warga.

"Penyedotan pakai mesin. Lalu kita bikin parit baru. Insya Allah, secepatnya kita kerjakan," katanya. 





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com