Lanal Amankan 9 Ton Bawang Merah Illegal Tujuan Bengkalis 

Kamis,07 Februari 2019 - 17:59:40 WIB Di Baca : 308 Kali

Riauaktual.com - Pangkalan TNI AL Dumai berhasil menggagalkan upaya penyeludupan bawang merah illegal asal Malaysia yang dibawa menggunakan Kapal Motor (KM) Kayuara Jaya 1 GT. 5, Senin (4/2/2019) malam di perairan Bengkalis, Riau. 

Pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima oleh Tim F1QR Lanal Dumai, Ahad (3/2/2019) akan ada penyelundupan barang illegal yang dibawa dengan menggunakan Kapal Motor dari Malaysia tujuan ke Bengkalis Riau.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim F1QR Lanal Dumai menggunakan unsur Patroli Sea Rider langsung melaksanakan penyisiran dan penyekatan di sekitar perairan Bengkalis.

Loading...

Lebih kurang penyisiran dilakukan selama 14 jam. Namun, keberadaan kapal tersebut belum terdeteksi. Ditambah lagi, kondisi cuaca di laut pada saat itu tidak mendukung. 

''Patroli kita hentikan sejenak, dan dilanjutkan keesokan harinya. Sambil menunggu perkembangan,'' kata Pelaksana Tugas Lanal Dumai, Letkol Laut (Kh) Syaiful Simanjuntak SH MH. 

Keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 WIB tim F1QR Lanal Dumai kembali bergerak untuk melanjutkan patroli disekitar perairan Bengkalis. 

''Sekitar pukul 21.55 WIB tim mendeteksi suara kapal motor. Namun tidak menggunakan lampu navigasi. Sehingga tim patroli mencurigai kapal motor tersebut,'' ujar Syaiful Simanjuntak. 

Atas kecurigaan itu, kemudian kapal patroli langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. 

''Setelah berhasil di hentikan, langsung dilakukan penggeledahan. Dan didapati muatan kapal 9 ton bawang merah ilegal,'' ungkap Syaiful Simanjuntak. 

Di total keseluruhan, bawang merah itu berjumlah 1000 karung yang memang tidak dilengkapi surat-surat resmi. 

Syaiful Simanjuntak mengungkapkan, tiga orang pelaku diamankan. Namun, saat diamankan mereka tidak memiliki identitas. 

''Pengakuan mereka, para pelaku merupakan warga Bengkalis,'' jelas Syaiful Simanjuntak. 

Kasus pengungkapan ini, kata Syaiful Simanjuntak, pihaknya masih melakukan pengembangan. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...