Naiknya Tarif RS Picu Inflasi Pekanbaru

Naiknya Tarif RS Picu Inflasi Pekanbaru
(ilustrasi)

RIAU (RA)- Data inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, kota Pekanbaru pada Juni 2012, mengalami inflasi 0,80 persen. Penyebab inflasi di Pekanbaru di karenakan meningkatnya indeks kelompok  Kesehatan sebesar  4,34 persen.

Naiknya indeks kesehatan ini di karenakan naiknya tarif rumah sakit(RS) di Pekanbaru. "Peningkatan inflasi di Pekanbaru di Juni ini di dorong oleh naiknya indeks kesehatan. Ini karena naiknya tarif rumah sakit di Pekanbaru," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Riau, Dewi Kristiani, Senin (2/7).

Kata Dewi, tarif RS memberikan andil sebesar 0,19 persen bagi inflasi. Selain itu, harga cabai merah masih berperan lebih besar sebagai penyumbang inflasi.

"Cabai merah adalah pemberi andil terbesar bagi inflasi kota Pekanbaru dengan nilai mencapai 0,32 persen, diikuti bawang merah 0,11 persen,gula 0,07 persen, rekreasi 0,06 persen, daging ayam ras 0,06persen, rokok kretek filter 0,04 persen,upah pembantu RT,daging sapi, emas perhiasan masing-masing  0,02persen," urainya.

Meski demikian, ada juga komoditas yang meredam inflasi yakni turunnya harga beras,kentang,batu bata,dan minyak goreng.

"Harga beras pada Juni ini  mengalami deflasi sehingga andilnya bagi inflasi minus,(-0,06),selain itu minyak goreng juga menyumbang -0,05 persen,kentang memberikan sumbangan -0,03 persen," tandasnya.(RA5)

Berita Lainnya

View All