April 2018 Provinsi Riau Kembali Alami Inflasi

Rabu,02 Mei 2018 - 19:27:36 WIB Di Baca : 2644 Kali

Riauaktual.com - Kepala BPS Riau, Aden Gultom melalui Kepala Bidang Statistik Neraca Wilayah dan Analisis BPS Riau,  Joni Kasmuri SST SE ME mengatakan bahwa April 2018, Provinsi Riau kembali mengalami inflasi sebesar 0,19 persen.

Inflasi tertinggi ada di Kota Pekanbaru sebesar 0,20 persen. Sedangkan Tembilahan hanya 0,17 persen dan Dumai hanya 0,14 persen.

"Inlasi Riau terjadi karena adanya kenaikan harga pada tujuh kelompok pengeluaran, yaitu kelompok kesehatan 1,61 persen, diikuti kelompok sandang 0,32 persen, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,20 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,16 persen, kelompok bahan makanan 0,08 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga masing-masing sebesar 0,03 persen," ujar Joni, saat menggelar ekspos awal bulan, Rabu(2/5).

Lebih jauh dikatakan Joni, untuk komoditas yang memberikan andil terjadinya inplasi di Riau antara lain: bawang merah, obat dengan resep, daging ayam ras, bensin, jengkol, ikan teri, emas perhiasan, telur ayam ras, dan lain-lain.

"Sementara komoditas yang menahan inplasi (deflasi) antara lain cabai merah, beras, tomat sayur, nangka muda, ikan serai, dan lain-lain," sambungnya.

Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung IHK, 13 kota mengalami inflasi. Inflasi tertnggi terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,01 persen, diikuti oleh Padang Sidimpuan 0,76 persen, dan Pematang Siantar 0,56 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Padang sebesar 0,01 persen. Sementara itu, deflasi terjadi di
10 kota, yang terbesar terjadi di kota Sibolga yaknj sebesar 0,64 persen.

Di Indonesia, dari 82 kota yang menghitung IHK, 54 kota mengalami inflasi, dengan inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,32 persen, diikuti Manado 1,09 persen, dan Pangkal Pinang 1,01 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Padang dan Kudus masing-masing sebesar 0,01 persen, sedangkan deflasi terjadi di 28 kota, yang terbesar terjadi di kota Tual dengan deflasi sebesar 2,26 persen. (saf)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...