Riauaktual.com - Baru-baru ini semakin banyak anak mengenal permainan baik online maupun offline melalui gadget yang semakin hari semakin terjangkau. Anak saya sejak usia 3 tahun sudah pandai mengutak-atik handphone android.
Bahkan kadang-kadang anak lebih ahli memainkan gadget dibandingkan orangtuanya.
Sebagian kalangan mengatakan gadget memberikan pengaruh yang buruk dan harus dihindarkan karena mengakibatkan kecanduan. Hal ini dikuatkan dengan penelitian yang dilakukan oleh psikiater dari University of California, Los Angeles (UCLA) Peter C. Whybrow yang menyebut online games sebagai “Digital Heroin”.
Bahkan menurut Eileen Kennedy, psikolog dari Princeton University, American Psychological Association (APA), telah menyatakan bahwa “Ada korelasi yang konsisten antara kekerasan dalam video games dengan perilaku agresif, pikiran agresif, hilangnya empati dan penurunan perilaku prososial pada anak”.