Kabut Asap Tebal Warga Belum Gunakan Masker

Kabut Asap Tebal Warga Belum Gunakan Masker
(int)

PEKANBARU (RA)- Meski sejak pagi hari kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru terlihat lebih tebal dari biasanya. Namun warga yang menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah belum terlihat.    

Udara Kota Pekanbaru sejak pagi Jum,at (22/6) di selimuti kabut asap yang tebal di sebabkan kebakaran hutan. Dari data BMKG Riau yang diterima terdeteksi sebanyak 227 Titik Api di Provinsi Riau.  

"Pekanbaru memang termasuk kepada zero hotspot, demikian juga kemarin Kabupaten Meranti, tapi ternyata di Kabupaten Meranti hari ini kita temui satu titik api. Munculnya titik api tersebut diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengakibatkan munculnya kabut dan asap tebal, namun sampai saat ini belum mengganggu aktifitas warga maupun penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru, soalnya minimum jarak pandang atau visibility masih cukup bagus yakni 2000 meter," ungkap Aristiya selaku Staff Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru.  

Ditempat yang berbeda,Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Masyarakat Dinkes Pekanbaru, Sri Darmawati menyebutkan, kabut asap akibat kebakaran hutan bisa menyebabkan penyakit Inveksi Saluran Pernapasan ISPA.   

Ia menghimbau kepada warga khususnya ibu menyusui dan bayi serta anak-anak mengurangi aktivitas di luar rumah.  "Kondisi iklim dan cuaca sekarang mulai tak. menentu, untuk itu kita berharap agar warga tetap waspada terhadap munculnya ISPA dengan cara mengurangi aktifitas luar rumah atau menjaga daya tahan tubuh dengan cara menghindari makanan berlemak serta mengkonsumsi vitamin secara rutin yang terpenting banyak minum air putih dan buah-buahan," ujar Sri.  

Selain itu lanjut Sri, jika memang harus keluar rumah hendaknya menggunakan masker. Menurutnya solusi  pihak Dinkes dalam waktu dekat, akan mengusulkan pengadaan masker. Hal ini juga tidak kalah penting untuk mengantisipasi meluasnya angka pesakitan (ISPA) jika kabut asap semakin tebal nanti.     

"Jika usulan pengadaan masker disejutui maka Kita akan membagikan masker bagi warga, untuk mengantisipasi ispa yang diakibatkan kabut asap ini," kata Sri. (RA5)

Berita Lainnya

index