Intervensi BI Buat Rupiah Lebih Tenang

Intervensi BI Buat Rupiah Lebih Tenang
illustrasi (int)

JAKARTA (RA) - Tekanan dari eksternal membuat pergerakan nilai tukar rupiah atas dollar AS cenderung melemah. Dalam beberapa kali kesempatan, intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) membuat gerak rupiah lebih stabil.

Pekan lalu nilai tukar rupiah melemah di level Rp 9.627 per dollar AS, dari saat dibuka di level Rp 9.620 per dollar AS. Rupiah sepanjang perdagangan bergerak pada kisaran Rp 9.620 hingga Rp 9.635.

Ditutupnya indeks harga saham gabungan di zona hijau memberi sentimen positif terhadap rupiah pekan lalu.

Menurut riset BNI Treasury, langkah BI yang terlihat melakukan intervensi di pasar valas untuk mengurangi tekanan terhadap rupiah. Pemerintah menerbitkan sukuk global tenor 10 tahun (2022) senilai 1 miliar dollar AS pekan lalu.

Pada awal pekan ini, rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah.

Non Delivery Forward satu bulan di pasar offshore pagi ini rupiah dibuka menguat di level Rp 9.620-9.635 per dollar AS. Hal ini diharapkan akan mengurangi tekanan dolar terhadap rupiah hari ini.

Pertemuan antara Presiden AS Barack Obama dengan Kongres mulai menemukan titik terang untuk menghindari krisis fiskal di AS, yang akan berdampak terhadap peningkatan pajak dan pemotongan anggaran tahun depan. Hal tersebut juga diharapkan akan berdampak positif terhadap rupiah hari ini.

Pemerintah Indonesia akan melaksanakan debt switch hari ini, Senin (19/11/2012). Obligasi Pemerintah yang ditukar adalah tenor pendek (2013-2017) yang dapat ditukar dengan obligasi tenor panjang FR0064 (16 tahun). (knc)

Berita Lainnya

index