Jika Tak Dianggarkan, Pembangunan Pasar Cik Puan Bakal Berkasus

Jika Tak Dianggarkan, Pembangunan Pasar Cik Puan Bakal Berkasus
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi BNB, Darni

PEKANBARU (RA) - Anggota Fraksi Bintang Nurani Bangsa (BNB) DPRD Kota Pekanbru, Darnil menyebutkan, untuk kelanjutan pembangunan Pasar Cik Puan, Pemerintah Kota Pekanbaru harus menganggarkan dalam APBD 2013. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka pembangunan Pasar Cik Puan yang saat ini masih terbengkalai tersebut bakal berkasus.

"Kasusnya ya itu, dalam APBD sudah ada dicatat untuk pembangunan Pasar Cik Puan sebesar kurang lebih Rp22 Miliar. Kalau memang tidak jadi dianggarkan, maka harus ada penghapusan aset. Untuk penghapusan aset ini, siapa yang akan bertanggung jawab. Inilah yang akan menjadi kasus nantinya," ungkap Darnil ketika ditemui RiauAktual.com di sela-sela pelantikannya sebagai pengurus DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) di salah satu hotel di Kota Pekanbaru, Ahad (21/10/2012).

Diterangkan Darnil lebih lanjut, kondisi lain yang juga menjadi masalah adalah, pedagang yang merugi karena sampai saat ini telah terjadi kebakaran sebanyak 9 kali di tempat jualan sementara yang dibuat pedagang. Sehingga pedagang merugi dan wakil rakyat tersebut mengaku sangat prihatin.

"Pihak asuransi juga tak mau menjamin kios sementara pedagang itu, karena memang kondisinya tak layak, kalau pedagang ikut asuransi, palingan rumah dan kendaraannya saja yang diasuransi, kalau untuk kios itu tak mau ditanggung anggunannya oleh pihak asuransi. Makanya selesaikan gedung pasar itu secepatnya, sehigga kios pedagang nantinya bisa diasuransikan," papar Darnil.

Ia menambahkan, selama ini yang menjadi polemik dan mengakibatkan pembangunan pasar tersebut terbengkalai adalah sengketa lahan dengan Pemerintah Provinsi Riau. Akan tetapi, setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata tak ada masalah lahan dengan Pemprov dan lahan yang sekarang sedang dibangun gedung permanen Pasar Cik Puan merupakan lahan Pemko Pekanbaru.

"Jelas itu adalah aset Pemko yang dulunya dihibahkan oleh Pemprov, jadi sekarang ini tak ada masalah lagi. Makanya, pembangunan pasar ini harus dilanjutkan oleh Pemko Pekanbauru demi masyarakat pedagang yang menggantungkan hidupnya di sana," imbuhnya. (RA1)

Berita Lainnya

index