Current Date: Selasa, 27 Februari 2024

Pegang Kemaluan Siswi, Warga Tampan Diringkus Polisi

Pegang Kemaluan Siswi, Warga Tampan Diringkus Polisi
illustrasi pencabulan(int)

PEKANBARU (RA) - Meskipun pacarnya menolak melakukan hubungan badan, Iw (18) warga Kecamatan Tampan tak kehabisan akal. Dirinya tetap melakukan aksi tak senonoh kepada pacarnya Ds (16) warga Jalan Pahlawan Kerja dengan cara memasukkan jarinya ke dalam kemaluan Ds di salah satu Ruko kosong tak jauh dari rumah korban pada Selasa (16/10/2012) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Atas kejadian tersebut, kemaluan korban sakit dan melaporkannya ke orangtua saat setiba di rumah.

Tak berselang lama, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari saat orangtua korban membuat laporan ke Polresrta Pekanbaru, pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian. Tak ayal, pelaku kebingungan karena tak menyangka perilakunya memegang kemaluan korban dilaporkan ke aparat kepolisian.

Dari informasi yang dirangkum RiauAktual.com, pada Rabu (17/10/2012) di Polresta Pekanbaru, peristiwa tersebut menurut pengakuan korban berawal ketika korban diajak pelaku untuk jalan-jalan dengan mengendarai sepeda motor berkeliling menikmati udara malam itu.

Akan tetapi, setelah puas memutari kota, pelaku membawa korban ke salah satu ruko kosong yang tidak berapa jauh dari rumah korban di Jalan Pahlawan Kerja. Tanpa ada rasa curiga, korban mengikuti kemana pacarnya itu mengajaknya.

Begitu sampai di dalam ruko kosong yang sepi dan rada-rada gelap tersebut, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan badan seperti suami istri. Akan tetapi, karena masih lugu dan takut, korban menolak ajakan kekasihnya tersebut.

Meski ditolak, karena sudah memuncak, pelaku langsung memeluk dan memasukan jarinya ke dalam kemaluan korban berkali-kali. Puas memegang kemaluan korban, karena sudah malam, pelaku mengantarkan korban pulang kembali ke rumah.

Sampai di rumah, korban melaporkan kejadian yang dialaminya dan membuat kemaluannya terasa nyeri malam itu bersama pacar kepada orangtuanya. Mendengar cerita anaknya yang membuat hati orangtua korban pilu, keluarga korban mendatangi rumah pelaku dan mempertanyakan kelakuan pelaku kepada anaknya. Karena pelaku membantah, maka keluarga korban bergegas membuat laporan ke Polresta Pekanbaru hingga Tim Opsnal turun menjemput pelaku.

Kasat Reskrim AKP Arief Fajar Satri SH SIk melalui Wakasat Reskrim AKP BE Banjar Nahor SIk ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan telah dilakukan penangkapan terhadap seorang lelaki diduga pelaku tindak pidana pencabulan yakni Iw. "Iya, pelaku sudah kita amankan dan saat ini yang masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. (RA11)

Ikuti RiauAktual di GoogleNews

Berita Lainnya

Index