Pencarian

Podcast Kelupas

BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau

Ahad, 26 Juli 2026 • 09:13:53 WIB
BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau
Ilustrasi hujan

PEKANBARU (RA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Minggu (26/7/2026).

Forecaster on Duty BMKG, Yasir Prayuna menyebutkan, pada pagi hari, cuaca di Riau umumnya berkisar dari udara kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

“Memasuki siang hingga sore hari, cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai,” ujarnya.

Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Siak, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, serta Kota Pekanbaru. Sementara pada dini hari, cuaca umumnya diprakirakan udara kabur hingga berawan.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, dan Kota Dumai pada siang/sore hingga malam hari.

Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah.

Di sisi lain, perkembangan titik panas (hotspot) menunjukkan kondisi yang semakin membaik. Berdasarkan pantauan BMKG melalui citra satelit, total hotspot di Pulau Sumatera tercatat sebanyak 285 titik.

Provinsi Lampung menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 95 titik, disusul Sumatera Selatan 74 titik, Jambi 32 titik, Bangka Belitung 28 titik, Aceh 20 titik, Bengkulu 17 titik, Kepulauan Riau 16 titik, Sumatera Utara 2 titik, dan Riau hanya terpantau 1 titik panas yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks