PEKANBARU (RA) - Pengusaha atau pemilik gelanggang permainan (gelper) Binggo di Jalan Riau, Pekanbaru, Jhon Kosasi atau yang akrab disapa Jhon Ketek buka suara terkait pernyataannya yang sempat viral saat inspeksi mendadak (sidak) Komisi I DPRD Kota Pekanbaru.
Dalam klarifikasinya, Jhon mengakui telah keliru menyebut nama Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Satpol PP Kota Pekanbaru, Ziad Firmansyah, sebagai sosok yang pernah datang menemuinya di Gelper Binggo.
"Saya, Jhon Kosasi, ingin mengklarifikasi terkait pernyataan saya saat sidak di Gelper Binggo. Saat itu saya menyebut Kasi Ops Satpol PP Pekanbaru, Ziad Firmansyah, pernah datang bertemu saya. Setelah saya telusuri kembali, ternyata orang yang saya maksud bukan beliau," kata Jhon dalam klarifikasi, Jumat (19/6/2026).
Jhon menjelaskan, orang yang pernah datang menemuinya saat itu mengaku sebagai Kasi Ops Satpol PP dan meminta bantuan kepadanya.
Namun setelah dilakukan pengecekan, ia mengetahui bahwa orang tersebut bukan Ziad Firmansyah yang saat ini menjabat sebagai Kasi Ops Satpol PP Kota Pekanbaru.
"Orang yang datang waktu itu mengaku sebagai Kasi Ops dan meminta bantuan. Setelah saya ketahui, ternyata bukan Kasi Ops yang sebenarnya," ujarnya.
Atas kekeliruan penyebutan nama tersebut, Jhon menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ziad Firmansyah dan Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Saya meminta maaf kepada Pak Ziad Firmansyah dan Pemerintah Kota Pekanbaru atas kesalahan penyebutan yang telah terjadi," ucapnya.
Jhon menegaskan klarifikasi tersebut disampaikan atas kesadaran dirinya sendiri tanpa adanya tekanan maupun intervensi dari pihak manapun.
"Tidak ada unsur paksaan dari pihak mana pun dalam penyampaian klarifikasi ini. Saya berharap masyarakat dapat memahami persoalan ini sebagaimana mestinya," tegasnya.
Sebelumnya, nama Ziad Firmansyah menjadi sorotan setelah disebut Jhon Ketek saat sidak Komisi I DPRD Pekanbaru di Gelper Binggo, Rabu (17/6/2026).
Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian masyarakat karena berkaitan dengan dugaan adanya pihak yang mengaku sebagai pejabat Satpol PP.
Melalui klarifikasi ini, Jhon menegaskan bahwa penyebutan nama Ziad Firmansyah merupakan kesalahan identitas dan orang yang ditemuinya saat itu bukan pejabat Satpol PP yang dimaksud.