KAMPAR (RA) - Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Kampar akhirnya membuahkan hasil.
Tim gabungan berhasil menemukan Cepi Ahmad Munawar (34), warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan Pulau Kasiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Senin (8/6/2026) kemarin.
Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif selama berjam-jam di sepanjang aliran Sungai Kampar.
Operasi pencarian melibatkan personel Polsek Kampar, BPBD Kabupaten Kampar, Damkar dan Penyelamatan, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid yang turun langsung memantau jalannya pencarian mengatakan kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
"Sejak menerima laporan adanya warga yang tenggelam, kami langsung bergerak cepat menuju lokasi, berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, dan membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan," ujar Asdisyah.
Ia menjelaskan, korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari titik awal dilaporkan tenggelam.
Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur hanyut korban hingga akhirnya berhasil menemukan korban pada pukul 18.08 WIB.
"Korban ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi awal tenggelam setelah tim gabungan melakukan pencarian secara menyeluruh," jelasnya.
Suasana haru menyelimuti lokasi penemuan. Keluarga korban yang sejak awal menunggu kabar dengan penuh harapan akhirnya mendapatkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarga mereka.
Meski ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, keberhasilan tim gabungan menemukan korban menjadi bentuk komitmen kemanusiaan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban bersama dua rekannya memancing di tepian Sungai Kampar.
Setelah berpindah lokasi, korban bersama seorang rekannya memutuskan untuk berenang.
Namun keduanya diduga masuk ke area sungai yang memiliki kedalaman cukup dalam dengan arus yang kuat.
Salah seorang rekan korban berhasil menyelamatkan diri ke tepian sungai, sementara korban terbawa arus dan sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.
Mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Kampar langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan tim penyelamat untuk melakukan pencarian.
Kapolsek Kampar mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut, mulai dari BPBD, Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, pemerintah desa, aparat TNI-Polri, hingga masyarakat setempat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi yang belum diketahui kondisi arus maupun kedalamannya.
"Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jangan mengambil risiko saat berenang atau beraktivitas di sungai yang memiliki arus deras. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tutupnya.