Pencarian

Podcast Kelupas

Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Atur Penggunaan Air Tanah Lewat Perwako Optimalisasi SPAM

Selasa, 12 Mei 2026 • 17:18:00 WIB
Jaga Lingkungan, Pemko Pekanbaru Atur Penggunaan Air Tanah Lewat Perwako Optimalisasi SPAM
Pj Sekda Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mencegah dampak penggunaan air tanah secara berlebihan. Pemko mengajak pelaku usaha untuk beralih memakai air jaringan perpipaan dari PDAM Tirta Siak Pekanbaru.

Para pelaku usaha di Kota Pekanbaru pun mengikuti Sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwako) No.9 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). 

Regulasi ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan penggunaan air tanah yang kian mengkhawatirkan serta menjaga keseimbangan lingkungan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengungkapkan bahwa kebijakan ini diambil untuk menyikapi kondisi geografis Pekanbaru yang terus mengalami penurunan elevasi. Adanya penurunan permukaan tanah ini dampak dari penggunaan air tanah berlebihan.

"Kita siapkan regulasi ini untuk menyikapi kondisi lingkungan. Elevasi air tanah kita terus menurun, sehingga harus ada tata kelola yang jelas dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat tanpa merusak ekosistem," kata Ingot dalam kegiatan sosialisasi, Selasa (12/5/2025). 

Dirinya menyoroti ketimpangan antara jumlah bangunan di Pekanbaru dengan jumlah Sambungan Rumah (SR) air perpipaan yang ada saat ini. Saat ini belum banyak bangunan di Kota Pekanbaru  yang terintegrasi dengan layanan air bersih pemerintah.

Ingot berharap melalui Perwako ini, para pelaku usaha dapat mengubah pola pikir untuk beralih dari penggunaan air tanah ke air perpipaan. 

"Dukungan pelaku usaha dinilai krusial untuk melindungi ketersediaan air bersih di masa depan," paparnya.

Plt Direktur PDAM Tirta Siak Pekanbaru, Suryana menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kapasitas produksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) saat ini maksimal 1.000 liter per detik.

"Secara bertahap menjangkau empat zona yang ada di Kota Pekanbaru," jelasnya.

Suryana menjelaskan bahwa pihaknya mengelola tiga unit SPAM yang melayani 13 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Ada dua kecamatan lagi yang belum terjangkau SPAM.

"Wilayah pelayanan saat ini memang belum mencakup seluruh kota karena pertimbangan investasi, namun optimalisasi terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur SPAM yang ada," ujarnya.

Adanya Perwako ini juga bentuk komitmen pemerintah kota untuk menjamin ketersediaan air bersih. Satu upayanya melalui pengolahan yang profesional sekaligus mencegah dampak kerusakan lingkungan yang lebih luas di masa mendatang.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks