PEKANBARU (RA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan sebagian besar wilayah Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang Minggu (3/5/2026).
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira Mawadah menjelaskan pada pagi hari kondisi cuaca di Riau didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang sudah terpantau terjadi di sejumlah wilayah.
"Berdasarkan citra radar, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru pada pagi hari," ujar Yudhistira.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan masih berpotensi turun di hampir seluruh wilayah Riau dengan intensitas ringan hingga sedang.
Pada malam hari, kondisi serupa masih berlanjut. Hujan diprediksi mengguyur sejumlah daerah seperti Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Rokan Hilir hingga Kota Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, cuaca kembali didominasi udara kabur hingga cerah berawan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi pada siang/sore hingga malam hari.
Kondisi ini diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
"Suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam," jelasnya.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprakirakan relatif aman, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
Sementara itu, BMKG juga mencatat adanya 7 titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Titik panas tersebut tersebar di beberapa daerah, yakni Kampar (1 titik), Kepulauan Meranti (1), Pelalawan (2), Siak (2), dan Indragiri Hulu (1).
Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 37 titik, dengan sebaran terbanyak di Aceh sebanyak 17 titik.