Pencarian

Podcast Kelupas

Terobosan Wako Pekanbaru Genjot Pendapatan PKB, Sediakan Stand Pameran Gratis di Kantor Bapenda

Jumat, 24 April 2026 • 13:45:00 WIB
Terobosan Wako Pekanbaru Genjot Pendapatan PKB, Sediakan Stand Pameran Gratis di Kantor Bapenda
Stand pameran mobil di halaman Kantor Bapenda Pekanbaru

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan berbagai terobosan dan inovasi dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sejumlah langkah kreatif dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sumber-sumber penerimaan daerah.

Salah satu inovasi terbaru yang dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada dealer kendaraan untuk membuka stand pameran di halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Teratai, Kecamatan Sukajadi. Program tersebut mulai berjalan sejak awal pekan dan telah diikuti oleh beberapa perusahaan otomotif yang memanfaatkan lokasi tersebut sebagai sarana promosi dan pemasaran kendaraan.

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru menyediakan area pameran secara gratis bagi pelaku usaha otomotif. Langkah ini bertujuan memberikan kemudahan kepada dunia usaha untuk memperluas pemasaran produk sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di sektor otomotif.

Tidak hanya berorientasi pada dukungan terhadap pelaku usaha, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap penerimaan daerah, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen PKB yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, mengatakan bahwa penyediaan lokasi pameran kendaraan di lingkungan Kantor Bapenda merupakan bagian dari arahan langsung Wali Kota Pekanbaru dalam rangka menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan antara pemerintah dan pelaku usaha.

Menurutnya, semakin tinggi tingkat penjualan kendaraan bermotor, maka akan semakin besar pula potensi penerimaan daerah yang berasal dari pajak kendaraan. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan fasilitas yang dapat mendukung peningkatan penjualan tanpa membebani pelaku usaha.

"Kita diminta bapak wali kota untuk kasih tempat mereka untuk pameran mobil. Kalau mereka jualan, dan kalau laku tentu untuk meningkatkan penerimaan PKB, pembayaran Samsatnya kan ada di kantor kita," kata Denny Muharpan, Jumat (24/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah. Dengan memberikan ruang promosi yang strategis, pemerintah berharap penjualan kendaraan dapat meningkat dan berdampak langsung terhadap penerimaan pajak.

Selain itu, keberadaan stand pameran di lingkungan Kantor Bapenda juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai kendaraan sekaligus mengurus berbagai administrasi perpajakan yang berkaitan dengan kendaraan bermotor.

Denny menegaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi dari instruksi Wali Kota Pekanbaru untuk menghadirkan kebijakan yang pro terhadap dunia usaha tanpa mengabaikan tujuan peningkatan PAD. Menurutnya, pemerintah daerah perlu terus mencari terobosan baru yang mampu memberikan manfaat bagi semua pihak.

"Ini merupakan instruksi Wali Kota Pekanbaru dalam memberikan kemudahan terhadap pelaku usaha dan dalam rangka menggenjot PAD dari sektor PKB," ujarnya.

Sejauh ini, Bapenda mencatat sudah terdapat sekitar 15 perusahaan penjualan mobil yang akan berpartisipasi dalam program tersebut. Untuk memberikan kesempatan yang merata kepada seluruh pelaku usaha, Bapenda telah menyiapkan mekanisme penjadwalan secara bergilir bagi setiap dealer yang ingin memanfaatkan area pameran.

Dengan sistem tersebut, seluruh perusahaan otomotif memiliki peluang yang sama untuk mempromosikan produk mereka di lokasi yang telah disediakan pemerintah daerah. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan persaingan usaha yang sehat serta memperluas pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan.

Menurut Denny, pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan pajak semata, tetapi juga berupaya menciptakan ekosistem usaha yang mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Ketika penjualan kendaraan meningkat, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh pemerintah daerah melalui bertambahnya penerimaan pajak.

"Kita dorong mereka untuk meningkatkan penjualan kendaraan dengan memberikan tempat, dan mereka juga dapat berkontribusi ke pemerintah dalam PKB. Kalau meningkat penjualan mereka, tentu meningkat juga pendapatan pajak kita dari opsen PKB," jelasnya.

Lebih lanjut, Denny mengungkapkan bahwa fasilitas stand pameran tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi dealer mobil. Pemerintah Kota Pekanbaru juga membuka kesempatan bagi perusahaan kendaraan roda dua yang ingin memanfaatkan lokasi tersebut sebagai sarana promosi dan pemasaran produk.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha di sektor otomotif dan memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Bapenda Kota Pekanbaru optimistis bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha melalui program ini dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mengoptimalkan PAD. Di sisi lain, masyarakat juga memperoleh manfaat melalui kemudahan akses terhadap berbagai produk otomotif dan layanan administrasi kendaraan yang tersedia di satu lokasi.

Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap pertumbuhan sektor otomotif dapat terus meningkat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Dengan semakin meningkatnya pendapatan daerah, berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Pekanbaru diharapkan dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks