Pencarian

Podcast Kelupas

Pesantren Dar Aswaja Pekanbaru Dibangun, Penerimaan Santri Dimulai Tahun 2027

Sabtu, 11 April 2026 • 13:33:00 WIB
Pesantren Dar Aswaja Pekanbaru Dibangun, Penerimaan Santri Dimulai Tahun 2027
Pimpinan Pondok Pesantren Dar Aswaja Rokan Hilir, KH Usman Syaufi dan sejumlah tokoh masyarakat dalam kegiatan pencanangan pondok pesantren

PEKANBARU (RA) - Pembangunan Pondok Pesantren Dar Aswaja Pekanbaru resmi dicanangkan. Pesantren yang berlokasi di Jalan Labersa itu ditargetkan mulai menerima santri pada 2027.

Pesantren ini berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi yang merupakan hibah dari mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Zaini Ismail.

Kehadirannya menjadi cabang kedua setelah sebelumnya berdiri di wilayah Kubu, Rokan Hilir.

Pimpinan Pondok Pesantren Dar Aswaja Rokan Hilir, KH Usman Syaufi, mengatakan pembangunan akan mulai dilakukan tahun ini. Ia optimistis proses pembangunan berjalan lancar.

"Ini merupakan langkah besar dalam memperluas akses pendidikan berbasis pesantren di Riau. Kami berharap kehadiran Dar Aswaja Pekanbaru mampu melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak," kata Usman, Sabtu (11/4/2026).

Pencanangan pembangunan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Ia menegaskan Pemko Pekanbaru siap bersinergi dalam pengembangan pesantren tersebut.

Menurutnya, keberadaan pesantren ini sejalan dengan program pemerintah kota dalam mencetak 1.000 penghafal Al-Qur’an setiap tahun.

"Kami menyambut baik pembangunan ini. Ke depan, pemerintah kota akan berkolaborasi untuk mendukung pengembangan pesantren, karena ini sejalan dengan visi kami dalam membangun generasi religius," ujar Markarius.

Sebagai bentuk dukungan awal, Markarius juga memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta untuk pembangunan pesantren.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya mantan Gubernur Riau Wan Abubakar dan Syamsuar, anggota DPR RI Abdul Munif, anggota DPD RI Muhammad Mursyid, perwakilan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, serta jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua NU Riau R Abdul Khalim Mahali.

Wan Abubakar dan Syamsuar menilai pembangunan pesantren ini akan berdampak positif bagi generasi muda di Riau.

"Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi penerus. Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi masyarakat," ujarnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks