Pencarian

Podcast Kelupas

Polisi Gerebek Pondok di Kebun Sawit PT INECDA, 19 Paket Sabu Disita

Ahad, 01 Maret 2026 • 14:55:00 WIB
Polisi Gerebek Pondok di Kebun Sawit PT INECDA, 19 Paket Sabu Disita
HPG alias Hendra (39).

Indragiri Hulu (RA) - Sebuah pondok di tengah perkebunan kelapa sawit milik PT INECDA di Blok JK19, Desa Sibabat, Kecamatan Seberida, digerebek polisi karena diduga menjadi lokasi transaksi narkotika jenis sabu. 

Dari pengungkapan tersebut, aparat menyita 19 paket sabu dengan berat kotor 14,54 gram.

Pengungkapan dilakukan jajaran Polsek Seberida pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Seorang pria berinisial HPG alias Hendra (39) turut diamankan.

Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, mengatakan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran sabu di Kecamatan Seberida.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Seberida Kompol Handono Sujaryanto memerintahkan Kanit Reskrim bersama anggota untuk melakukan penyelidikan," ujarnya.

Sekitar pukul 23.00 WIB, polisi memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di sebuah pondok di area perkebunan sawit tersebut. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan Hendra yang merupakan warga Desa Pangkalan Kasai.

Saat dilakukan penggeledahan badan, polisi menemukan 17 paket sabu yang disimpan di dalam kotak rokok warna merah. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku masih menyimpan sabu lainnya di rumahnya.

Tim selanjutnya bergerak ke kediaman pelaku dan, disaksikan Ketua RT setempat, kembali menemukan dua paket sabu tambahan.

Total barang bukti yang diamankan yakni 19 paket plastik klip bening diduga berisi sabu dengan berat kotor 14,54 gram, satu unit timbangan digital, satu pak plastik bening, satu pipet berbentuk sendok, satu unit handphone merek Samsung, satu bungkus rokok warna merah, satu lembar tisu, serta uang tunai Rp420 ribu yang diduga hasil transaksi.

"Pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Seberida untuk proses hukum lebih lanjut. Kami berkomitmen terus memberantas peredaran narkotika hingga ke pelosok wilayah," tegas Misran.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks