Pencarian

Podcast Kelupas

Bangun Kesiapan Akademik dan Mental Generasi Muda Riau, Plt Gubri Buka Kegiatan TANJAK 2026

Kamis, 26 Februari 2026 • 12:44:52 WIB
Bangun Kesiapan Akademik dan Mental Generasi Muda Riau, Plt Gubri Buka Kegiatan TANJAK 2026
TANJAK (Try Out Akbar Menuju Kampus yang Kamu Impikan) Tahun 2026.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Riau menggelar agenda TANJAK (Try Out Akbar Menuju Kampus yang Kamu Impikan) Tahun 2026.

Pergelaran dengan tema "Dari Riau Menuju Kampus Impian dan Prestasi Mendunia" ini diadakan di Gelanggang Olahraga Remaja, Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto yang membuka agenda tersebut menyampaikan apresiasi terhadap Bank Indonesia Provinsi Riau yang tidak hanya menjalankan fungsi menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga turut mengambil peran dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

"Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan dalam membangun Riau ke depan. Di mana, terdapat ikhtiar besar dalam menyiapkan generasi muda Riau menghadapi masa depan," kata SF Hariyanto.

Dikatakan SF Hariyanto, berdasarkan data yang dirangkum pihaknya, partisipasi pendidikan anak Riau usia 19-24 tahun atau usia perguruan tinggi saat ini masih berada di kisaran 31 persen.

"Artinya, dari 100 anak Riau usia kuliah, baru sekitar 31 orang yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena itu, Try Out SNBT hari ini menjadi sangat relevan. Ini bukan sekadar simulasi ujian, tetapi bagian dari proses membangun kesiapan akademik dan mental generasi muda Riau," katanya.

SF Hariyanto meyakini generasi muda merupakan generasi yang lahir di tengah perubahan besar. Yang tumbuh di era kecerdasan buatan, di mana teknologi mampu menganalisis data dalam hitungan detik. 

"Saat ini, kecerdasan buatan mampu menggantikan pekerjaan rutin, bahkan membantu mengambil keputusan. Lima sampai sepuluh tahun ke depan, banyak pekeriaan konvensional akan berkurang," katanya.

Akan tetapi, dikatakan SF Hariyanto, pekeriaan berbasis kreativitas, analisis, teknologi, dan inovasi akan meningkat tajam. Untuk itu, perlu adanya adaptasi bagi siswa pada sistem pembelajaran yang modern.

"Karena itu saya ingin kalian memahami satu hal penting. Masa depan bukan milik yang paling pintar menghafal. Masa depan adalah milik yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan terus belajar," katanya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks