KUANSING (RA) - Pemilik lahan bibit sawit di Desa Rawang Ogung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, berinisial RF (37) memberikan klarifikasi atas insiden dugaan pencurian yang berujung pengeroyokan terhadap dua pemuda, Senin (16/2/2026) malam.
Dua pemuda berinisial MS (26) dan RO (25) sebelumnya babak belur setelah diduga mencuri bibit sawit di lahan milik RF sekitar pukul 23.00 WIB.
RF mengaku kerap kehilangan bibit sawit sehingga melakukan pengintaian. Pada malam kejadian, ia mendapati kedua pemuda berada di sekitar lahannya dan langsung menaruh kecurigaan.
"Saya akui malam itu saya emosi karena melihat mereka di dekat lahan saya. Sebelumnya saya memang sering kehilangan bibit sawit," ujar RF kepada Rabu (18/2/2026) siang.
Menurutnya, saat ditanya, kedua pemuda tidak mengakui tuduhan tersebut. Tak lama kemudian, warga berdatangan dan melakukan pemukulan hingga keduanya mengalami luka-luka.
Namun, RF menegaskan bahwa setelah diklarifikasi, kedua pemuda tersebut tidak terbukti melakukan pencurian.
"Setelah kami bicarakan baik-baik, ternyata memang tidak ada pencurian. Ini hanya miskomunikasi antara saya dan mereka," katanya.
RF yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Rawang Ogung menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga kedua pemuda.
"Saya atas nama pribadi dan keluarga sudah meminta maaf kepada keluarga mereka. Semua kerugian, termasuk biaya pengobatan dan handphone yang rusak, saya tanggung," ujarnya.
Ia memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sepakat berdamai.