PEKANBARU (RA) - Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pekerja marka jalan di Pekanbaru menyita perhatian publik, karena dua versi yang berbeda.
Dimana keterangan pihak kepolisian terkait kondisi pengemudi mobil berbeda dengan pengakuan perempuan yang merupakan pelaku tabrak lari yang beredar di media sosial atas nama akun @sarangtawa.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau AKBP Galih Apria mengatakan kecelakaan terjadi saat sebuah mobil melaju dan tiba-tiba kehilangan keseimbangan sebelum berbelok ke kiri.
Di lokasi kejadian, terdapat sejumlah petugas yang sedang melakukan perbaikan dan pengecekan marka jalan.
"Mobil melaju dan kehilangan keseimbangan lalu berbelok ke kiri. Di situ ada saudara-saudara kita yang sedang memperbaiki dan mengecek marka jalan, kemudian tertabrak,” kata Galih, Kamis (29/1/2026) kemarin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengemudi perempuan berinisial SH (28) mengakui menggunakan ponsel untuk melakukan video call sesaat sebelum kecelakaan terjadi.
Polisi menilai hal tersebut sebagai bentuk kelalaian saat berkendara.
Selain itu, kepolisian juga melakukan pemeriksaan terkait kemungkinan pengaruh alkohol maupun narkotika terhadap pengemudi.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan pengemudi negatif narkotika dan tidak dalam pengaruh alkohol," jelas Galih.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan pengakuan yang muncul dalam sebuah video di media sosial. Baju yang digunakan pelaku pun sama dengan yang di media sosial.
Dalam unggahan akun Instagram @sarangtawa, seorang perempuan yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut menyatakan tidak ingin mengemudi karena dalam kondisi mabuk.
"Ini alasanku pergi mabuk, tidak mau bawa mobil. Ini alasanku nggak mau bawa mobil," ujar perempuan tersebut dalam video tersebut, yang juga memperlihatkan kondisi mobil bagian depan hancur seperti dikutip dari unggahan akun @sarangtawa.
Dalam video yang sama, ia juga mengaku sempat menawarkan untuk dijemput dan tidak membawa kendaraan sendiri.
Hingga saat ini, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait isi dan keterkaitan video tersebut dengan perkara yang sedang ditangani.
Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian guna mendalami unsur kelalaian dan memastikan seluruh fakta hukum yang terjadi.