ROKAN HULU (RA) - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional III terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menyalurkan bantuan dengan total mencapai Rp 2,4 miliar dalam kurun waktu satu dekade terakhir.
Bantuan tersebut difokuskan pada penguatan sektor ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur sosial, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan yang berada di bawah Sub Holding PalmCo.
"Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. Fokusnya pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan infrastruktur sosial," kata Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani, Senin (26/1/2026).
Berdasarkan data realisasi, dana Rp 2,4 miliar tersebut merupakan akumulasi dari ratusan program yang dijalankan secara berkelanjutan sejak 2015.
Sepanjang 2025 saja, PTPN IV Regional III merealisasikan 66 program bantuan yang tersebar di berbagai kecamatan di Rokan Hulu.
Sektor pendidikan menjadi salah satu program unggulan. Bantuan meliputi pembangunan dan renovasi sekolah, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, hingga pengadaan komputer lengkap dengan akses internet gratis selama satu tahun untuk sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama.
"Kami memandang pendidikan sebagai fondasi utama. Pengadaan komputer dan MiFi gratis selama setahun di lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami mendorong akses teknologi digital bagi pelajar," jelas Andiansyah.
Selain pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi pilar utama TJSL.
Program yang dijalankan antara lain bantuan budidaya ternak, usaha perikanan melalui bibit dan pakan ikan, pengadaan armada angkutan sampah desa, serta penyaluran paket sembako dalam skala besar.
Di sektor infrastruktur sosial, perusahaan menyalurkan bantuan untuk pembangunan dan revitalisasi sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan jalan.
"Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai kebutuhan yang diusulkan masyarakat dan pemerintah setempat," tambahnya.
Sejak dimulai pada 2015, program TJSL PTPN IV Regional III terus berkembang. Pada fase awal, bantuan lebih banyak difokuskan pada institusi pendidikan dan keagamaan.
Seiring waktu, program bergeser ke arah pemberdayaan yang berkelanjutan.
Data menunjukkan, pada 2018 penyaluran bantuan mencapai puncaknya sebesar Rp 255 juta untuk 24 program, didominasi bantuan rumah ibadah, PAUD, TK, dan posyandu. Pada tahun-tahun berikutnya, cakupan bantuan semakin luas, termasuk bantuan bencana, bantuan usaha, hewan kurban, hingga pasar murah dalam rangka HUT BUMN.
Pada 2024 dan 2025, penyaluran dana semakin masif dan terstruktur, dengan fokus pada isu lingkungan, penanganan banjir, penanaman pohon, serta revitalisasi infrastruktur publik.
Andiansyah menegaskan seluruh program disusun melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait.
"Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan agar tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai regulasi," ujarnya.
PTPN IV Regional III berharap program TJSL yang dijalankan dapat menjadi katalisator pembangunan di Rokan Hulu sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.
"Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan. Ini adalah komitmen kami untuk masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," pungkas Andiansyah.