PEKANBARU (RA) - PSPS Pekanbaru kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa klub tersebut tengah membidik bek asing berpengalaman, Murod Tuychibaev, sebagai kandidat pengisi lini belakang untuk mengarungi kompetisi Liga Nusantara 2025/2026.
Kabar ini mencuat setelah PSPS memutuskan melepas pemain asal Brasil, Luiz Henrique Motta, yang gagal melewati tes medis. Sebagai pengganti, nama Tuychibaev disebut-sebut masuk dalam daftar buruan.
Sang pemain juga dikabarkan sudah berada di Pekanbaru dan tampak mengikuti sesi latihan bersama skuad asuhan Aji Santoso.
Hingga saat ini, manajemen PSPS masih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait rumor tersebut. Meski demikian, kans terwujudnya transfer ini dinilai cukup besar mengingat bek berusia 33 tahun itu sedang berstatus tanpa klub sejak kontraknya habis pada Juli 2025.
Murod Tuychibaev bukan nama asing di kancah sepak bola Asia. Lahir pada 30 Agustus 1992, bek berkaki kiri dengan tinggi 180 sentimeter itu dikenal sebagai palang pintu yang kuat dalam duel udara serta memiliki kemampuan membaca permainan yang baik.
Meski posisi utamanya adalah bek tengah, ia juga mampu bermain sebagai bek sayap ketika dibutuhkan.
Kariernya terentang di berbagai kompetisi Asia Tengah dan Asia Tenggara. Ia pernah merumput di Kyrgyz Premier League, Superliga Uzbekistan, hingga sempat menjajal atmosfer sepak bola Indonesia.
Total, Tuychibaev telah mencatatkan 127 penampilan sepanjang karier klubnya, termasuk menorehkan prestasi dengan menjuarai Kyrgyzstan Supercup musim 2022/2023.
Sebagai pemain bebas transfer sejak Januari 2026, nilai pasar Tuychibaev berada di kisaran Rp869 juta, angka yang tergolong rasional bagi klub Liga Nusantara yang tengah membangun kekuatan untuk bersaing lebih tinggi.
Jika resmi bergabung, kehadirannya akan menjadi tambahan penting bagi barisan pertahanan PSPS. Saat ini, Askar Bertuah hanya memiliki tiga bek tengah murni, Achmad Faris, Rio Saputro, dan rekrutan baru Brandon Scheunemann.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan mendatangkan pemain bertahan baru menjadi semakin mendesak.
PSPS Pekanbaru kini tengah berupaya memperkuat skuad demi menjaga asa bersaing menuju Liga 1 atau Super League, sekaligus menghindari posisi rawan di klasemen.
Pengalaman dan kualitas Tuychibaev diyakini bisa memberikan stabilitas tambahan sekaligus meningkatkan kedalaman tim, sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam persaingan ketat kompetisi musim ini.
