2013 Tapal Batas Riau-Sumut Harus Tuntas

2013 Tapal Batas Riau-Sumut Harus Tuntas
Mendagri Gumawan Fauzi

RIAU (RA)- Permasalahan tapal batas antara Riau dengan Sumatera Utara (Sumut) tampaknya akan menemukan titik temunya dalam waktu dekat ini. Apalagi pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang menggesa pembahasan tersebut dan mengejar sebelum Pemilihan Umum Kepala Daerah 2013 mendatang.

Hal ini diungkapkan Mendagri, Gumawan Fauzi,  kemaren di Media Centre Puswil Soeman HS. Menurut Mendagri, soal tapal batas pihaknya sudah diselesaikan.

''Tapal batas sudah kita selesaikan. Untuk Riau-Sumut sedang  kita bahas, namun pembahasan tapal batas ini harus jelas, karena posisinya untuk Pemilihan Umum (Pemilu) nanti,'' ucapnya.

Menurut Mendagri, permasalahan batas wilayah yang tidak sesuai antara peta dengan keadaan dilapangan, memang menjadi sumber utama permasalahan. Untuk itu, dalam mengeluarkan suatu izin pemekaran, Kemendagri ke depannya akan melihat tapal batas yang harus sesuai dengan titik koordinatnya.

''Seringkali yang dilapangan itu tidak mudah. Koordinat yang disebutkan dalam peta tidak sesuai dengan segmen yang ditentukan. Pemekaran tidak jelas, koordnitnya hanya menyebutkan batas alam. batas alam itu bisa berubah setiap saat. Untuk itu urusan ke depannya harus jelas koordinatnya di lapangan dan di peta,'' sebut Mendagri.

Sementara itu, konflik antara Kampar dan Rokan Hulu (Rohul) masih dilakukan proses pembahasan. Menurut Mendagri, wilayah kaya memang sangat rumit dalam menuntaskan permasalahan.

''Daerah kaya ini lama prosesnya. Seperti Riau-Sumut karena sawitnya, Kampar-Rohul karena minyaknya. Kita itu hanya mengelola, hasil itu milik tuhan. Kita hanya menguru. Namun itu akan kita selesaikanlah,'' katanya.

Gumawan mengaku, ada sekitar 900 sekmen yang harus diselesaikan Kemendagri Pusat, akibat terjadinya pemekaran wilayah yang tidak jelas kordinatnya hanya sekedar menyebut batas alam sedangkan batas alam sering berubah.

''Dalam tahun pemekaran diwajibkan untuk menentukan kordinatnya. Apabila sudah ditentukan kordinatnya baru kita sahkan,'' ucapnya.(RA2)

Berita Lainnya

index