Truk Bertonase Besar Ancam Keselamatan Pengunjung PON

Truk Bertonase Besar Ancam Keselamatan Pengunjung PON
illustrasi (int)

PEKANBARU (RA) - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Kamaruzaman SH mengatakan, demi kenymanan pengguna jalan yang ada di Kota Pekanbaru yang akan dilalui para tamu PON nanti, maka Kamaruzaman meminta agar aparat Polisi lalu lintas dapat menertibkan keberadaan truk bertonase besar yang selama ini masih berlalu lalang di Jalan HR Soebrantas dan Jalan SM Yamin yang merupakan pusat perhelatan PON ke XVIII tahun 2012, yakni di Stadion Utama Riau pada 11 September 2012 mendatang.

"Memang biasanya kondisi jalan mengikuti struktur kendaraan yang akan melewatinya, namun saat ini, kendaraan harus menyesuaikan kondisi jalan yang akan dilalui. Kalau di Jalan HR Soebrantas itu memang tak seharusnya dilintasi truk bertonase besar lagi, selain di sana itu areal padat, juga struktur jalan yang tak seharusnya dimanfaatkan truk bertonase besar. Apalagi Pekanbaru akan melaksanakan PON, truk bertonase besar ini akan mengganggu dan mengancam keselamatan pengunjung PON," ungkap politisi Partai Demokrat tersebut ketika dikonfirmasi di gedung DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/9).

Dengan demikian, Kamaruzaman melihat akses yang seharusnya digunakan oleh kendaraan bertonase besar tersebut adalah jalan yang berada di daerah pinggiran kota seperti Jalan Kubang Raya dan Jalan Garuda Sakti. Sehingga tak ada lagi kendaraan bertonase besar berlalu lalang di dalam kota saat pelaksanaan PON yang hanya tinggal satu pekan lagi akan dilaksanakan.

"Kita minta pihak Provinsi Riau segera menyambung pengaspalan Jalan Kubang Raya itu yang saat ini masih ada lebih kurang dua kilometer lagi yang belum diaspal. Sehingga truk bertonase besar ini dapat dialihkan secepatnya. Demikian juga jalan akses di Garuda Sakti, kendaraan bertonase besar ini juga dapat menggunakan Jalan Garuda Sakti untuk menuju Jembatan Leighton," terangnya.

Kamaruzaman juga menambahkan, kepada aparat kepolisian lalu lintas, jika masih ada truk bertonase besar melintasi Jalan HR Soebrantas atau jalan dalam kota, maka harus diberikan sanksi tegas, baik dalam bentuk tilang ataupun menahan kendaraan yang tak terttib aturan tersebut.

"Karena PON ini merupakan harga diri kita, jika masyarakat menyambut dengan baik dan kota ini bisa dirasakan nyaman oleh pengunjung PON maka harga diri kita akan terjaga. Makanya, dengan keberadaan truk bertonase besar melewati jalan dalam kota, kenyamanan pengunjung PON akan terabaikan, dengan demikian harga diri kita sebagai tuan rumah juga tak baik. Mari kita sama-sama menyukseskan PON ini," pungkasnya. (RA1)

Berita Lainnya

View All