Kadang Tak Disadari, 6 Hal Ini Menandakan Bahwa Kamu Harus Makan

Senin, 04 Juli 2022 | 08:40:48 WIB
Ilustrasi lapar. ©Shutterstock.com/Ilya Andriyanov

Riauaktual.com - Perut keroncongan merupakan salah satu tanda lapar yang biasa kita ketahui. Walau begitu, ternyata tanda-tanda ketika lapar ini tidak selalu muncul dan terasa pada perut semata.

Kurangnya makanan yang ada di dalam tubuh dan perut kita ini bisa memunculkan beragam macam tanda. Hal ini menjadi tanda bahwa tubuh kita kekurangan energi atau bahan bakar pada tubuh.

Munculnya tanda perut yang sedang kosong ini bisa berbeda-beda dan tidak memunculkan rasa lapar. Hal ini perlu dikenali terutama pada mereka yang memang tidak mudah merasa lapar di perut.

Sejumlah tanda di tubuh bisa menunjukkan bahwa kamu sebenarnya sedang merasa lapar. Dilansir dari Livestrong, berikut sejumlah tanda yang ditunjukkan oleh tubuh ketika kamu sedang merasa lapar.

1. Kelelahan

Pada saat kita tidak makan atau makan dalam jumlah kalori yang terlalu sedikit, gula darah atau glukosa kita akan menurun. Rendahnya kadar glukosa ini membuat sel tubuh kita tidak memperoleh energi yang dibutuhkan. Hal ini bisa berujung pada rendahnya gula darah atau hipoglikemia yang ditandai dengan kelelahan.

Walau begitu, bagi mereka yang tidak biasa sarapan, tidak disarankan untuk memaksa melakukannya. Hal ini karena memang berhubungan dengan metabolisme tubuh yang dimiliki seseorang.

2. Mual

Walau selama ini rasa mual kerap dihubungkan dengan makan berlebih, namun kurang makan juga bisa menjadi tanda dari kurang makan. Pasalnya saat perut kosong dalam waktu lama, udara menumpuk di dalam sistem pencernaan kita.

Kurang makan dan serat ini bisa menjadi penyebab munculnya mual serta konstipasi. Celakanya, ketika kita tengah mual dan sembelit, rasa lapar ini cenderung sulit untuk kita rasakan sehingga hal ini memunculkan siklus yang terus berulang.

3. Uring-uringan

Ketika kamu merasa uring-uringan, besar kemungkinan bahwa kamu tengah lapar. Hal ini bisa terjadi karena ketika perut kosong dan gula darah menurun, kita jadi kesulitan mengendalikan emosi negatif.

Pada saat uring-uringan ini, kita juga kerap lebih mudah mengalami makan berlebih. Oleh karena itu, untuk menjaga hal ini, kita bisa mengatur jam makan serta nutrisi makanan yang kita konsumsi.

4. Terus Memikirkan Makanan

Salah satu permasalahan yang kerap muncul ketika kamu kurang makan adalah kamu menjadi terus-menerus memikirkan makanan. Hal ini biasanya menjadi tanda ketika tubuh kekurangan kalori.

Normalnya, tubuh kita butuh untuk mengonsumsi energi agar dapat berfungsi secara optimal. Ketika tubuh kekurangan kalori atau makan, maka bisa jadi kita akan terus-menerus memikirkan makanan.

5. Tidak Fokus

Glukosa merupakan bahan bakar yang sangat diburuhkan oleh otak. Ketika kita kekurangan makan terutama kurang glukosa, maka bisa jadi otak tidak bekerja secara optimal seperti biasanya.

Walau begitu, tak semua gula merupakan bahan bakar yang dibutuhkan oleh otak. Konsumsi makanan olahan tinggi gula atau lemak justru bisa membuat energi lebih cepat menurun.

Sebaliknya, makanan seimbang yang mengandung protein, lemak, dan serat diperlukan oleh tubuh. Makanan ini bisa membantu meningkatkan fokus dan produktivitas.

6. Sakit Kepala

Tanda lain dari rendahnya gula darah adalah munculnya sakit kepala. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang membutuhkan makan.

Pada siang hari, ketika kamu mengalami sakit kepala, sebaiknya jangan langsung minum obat namun makanlah terlebih dahulu. Hal ini mungkin bisa membantu mengatasi sakit kepala yang kamu alami.

 

 

Sumber: Merdeka.com

Terkini

Terpopuler