Penerima Manfaat MBG di Pekanbaru Diperluas, Konsep Prasmanan Mulai Diuji Coba

Sabtu, 07 November 2026 | 17:06:52 WIB
Asisten I Setdako Pekanbaru, Syamsuwir.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus mendorong perluasan jangkauan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Selain memperluas sasaran penerima, kini program tersebut juga mulai dikembangkan dengan inovasi penyajian secara langsung melalui konsep prasmanan di sekolah.

Kota Pekanbaru menjadi salah satu daerah percontohan untuk penerapan konsep MBG secara prasmanan. Uji coba perdana dijadwalkan berlangsung di SD Islam Unggul Asy-Syakirin pada Senin (9/11/2026).

Pada tahap awal, penerapan konsep ini menyasar sekitar 50 hingga 70 siswa. Para siswa nantinya dapat menikmati hidangan MBG secara langsung dengan sistem prasmanan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuwir mengatakan penerapan konsep tersebut merupakan salah satu inovasi dalam pelaksanaan program MBG.

"Pelaksanaannya untuk tahap awal di satu sekolah. Para siswa bakal menikmati MBG secara prasmanan," kata Syamsuwir, Sabtu (7/11/2026).

Menurutnya, rencana penerapan konsep prasmanan tersebut turut dibahas dalam Rapat Monitoring Percepatan Pelaksanaan Program MBG di Provinsi Riau.

Dalam rapat tersebut, pembahasan tidak hanya berfokus pada inovasi penyajian makanan, tetapi juga menyangkut perluasan jangkauan pemberian MBG agar manfaat program dapat dirasakan lebih banyak penerima.

Syamsuwir menilai, penyajian MBG secara prasmanan akan memberikan pengalaman baru bagi para siswa. Selain menjadi alternatif dalam pendistribusian makanan, konsep ini juga menjadi bagian dari pengembangan pelaksanaan program MBG.

"Penyajian MBG secara prasmanan ini pengalaman baru bagi para siswa dalam menikmati MBG," ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan program MBG, termasuk upaya memperluas cakupan penerima manfaat.

Selain itu, rapat monitoring tersebut juga menyoroti pelaksanaan sertifikat laik higienis dan sanitasi bagi dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Aspek kebersihan dan sanitasi dapur menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program, sehingga penyediaan makanan bagi para penerima manfaat dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

Terkini

Terpopuler