PEKANBARU (RA) - Seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU), Serda RHP, personel Skatek 045 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, tewas diduga akibat tindak kekerasan pada Kamis (5/11/2026) malam.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan awal terhadap personel yang diduga terlibat serta meminta keterangan sejumlah saksi.
"Sebagai langkah awal, TNI AU telah melakukan penyelidikan terhadap personel yang diduga terlibat serta meminta keterangan dari sejumlah saksi," kata Feri dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).
Ia menjelaskan, penyelidikan dilakukan untuk mengungkap fakta dan kronologi kejadian, sekaligus memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Sementara itu, jenazah Serda RHP telah selesai menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.
"Siang ini jenazah sudah selesai diautopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya Serda RHP," ujarnya.
Feri menyebutkan, jenazah almarhum selanjutnya akan diberangkatkan ke rumah orang tuanya di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, menggunakan pesawat TNI AU.
TNI AU menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya Serda RHP. Institusi tersebut menegaskan segala bentuk kekerasan yang bertentangan dengan hukum, disiplin, dan nilai-nilai keprajuritan tidak dapat dibenarkan.
"Semua pihak yang terbukti bertanggung jawab akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Feri.