PEKANBARU (RA) – Sebaran kabut asap tidak terpantau di wilayah Provinsi Riau berdasarkan citra satelit Himawari-9 milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (28/10/2026) pukul 08.00 WIB. Sementara itu, kualitas udara di Kota Pekanbaru berada pada kategori sedang berdasarkan pemantauan situs IQAir.
Dalam citra sebaran asap tersebut, BMKG masih mendeteksi kabut asap di sejumlah wilayah Indonesia. Daerah yang terpantau meliputi Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Sebaran asap di wilayah-wilayah tersebut terpantau bergerak ke arah barat daya hingga barat laut. BMKG juga mendeteksi adanya transboundary haze atau asap lintas batas dari Papua Nugini menuju Papua Selatan.
Secara umum, arah angin di Indonesia terpantau bertiup dari timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.
Di Kota Pekanbaru, kualitas udara juga menunjukkan kondisi yang lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya. Berdasarkan pemantauan situs IQAir pada Rabu pukul 08.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) berada di angka 80, yang masuk kategori sedang.
Sementara itu, konsentrasi polutan utama berupa partikel halus PM2.5 tercatat sebesar 23,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Kategori sedang menunjukkan kualitas udara masih relatif dapat diterima. Meski demikian, masyarakat tetap perlu memantau perkembangannya, terutama kelompok yang sensitif terhadap polusi udara.