Polda Riau Siapkan Satgas Khusus Lakukan Mitigasi Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:04:00 WIB
Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat.

PEKANBARU (RA) - Polda Riau menyiapkan langkah khusus untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, termasuk menyasar lingkungan sekolah. Salah satunya dengan membentuk satuan tugas (satgas) yang akan ditempatkan di sejumlah sekolah di Riau.

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya sekaligus melindungi generasi muda.

“Langkah-langkah yang akan saya lakukan adalah membentuk satgas-satgas yang akan kita tempatkan di beberapa sekolah. Bekerja sama dengan BNNP untuk melakukan mitigasi pencegahan, khusus untuk pelajar,” kata Arman, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, upaya pencegahan di kalangan pelajar perlu diperkuat mengingat generasi muda menjadi salah satu kelompok yang harus dilindungi dari dampak penyalahgunaan narkoba.

Selain membangun langkah pencegahan di sekolah, Polda Riau juga terus memburu jaringan peredaran narkoba yang masuk ke wilayah Riau.

Arman menyebut Riau memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk narkoba, khususnya dari Malaysia melalui sejumlah pelabuhan di wilayah pesisir timur Riau.

“Kita intens melakukan penindakan, karena Riau pintu masuk narkoba terutama dari Malaysia dengan melalui pelabuhan-pelabuhan di wilayah timur Riau,” tegasnya.

Untuk memutus jalur tersebut, Polda Riau juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, khususnya dalam mengawasi jalur masuk narkoba di wilayah Dumai.

Kapolda mengatakan, pola jaringan internasional yang masuk ke Riau telah menjadi perhatian aparat. Pihak kepolisian juga telah melakukan pemetaan terhadap jaringan tersebut dan mendalami sejumlah nama yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.

“Yang mereka lakukan sebenarnya sudah kita mapping. Kita tidak akan pernah berhenti. Kita tutup jalur-jalur narkoba dari wilayah timur,” ujarnya.

Arman menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan yang telah dipetakan, termasuk mengikuti pergerakan sejumlah orang yang diduga terkait jaringan narkoba asal Malaysia.

“Kami sudah dapatkan nama yang akan kita dalami jaringan ini. Ada beberapa orang yang sudah kita ikuti, mapping, jaringan Malaysia yang memang akan merusak generasi bangsa ini,” katanya.

Ia menegaskan pemberantasan narkoba akan menjadi salah satu fokus utama Polda Riau. Selain penindakan terhadap jaringan, upaya pencegahan akan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BNNP Riau.

“Akan saya hentikan, akan saya basmi. Saya tidak akan main-main. Saya nyatakan perang, khusus narkoba tidak ada ampun,” tegas Arman.

Selain pembentukan satgas di sekolah, Kapolda menyebut masih terdapat sejumlah langkah lain yang sedang disiapkan untuk memperkuat strategi pencegahan dan pemberantasan narkoba di Riau.

Tags

Terkini

Terpopuler