Pengelola Sudah di BAP, Satpol PP Pekanbaru Dalami Video Viral di Laksamana Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:06:04 WIB
Satpol PP Kota Pekanbaru turun melakukan pemeriksaan di Kafe Laksamana Muda usai video viral.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui Satpol PP Kota Pekanbaru, masih mendalami terkait video viral dugaan aksi penyimpangan di Kafe Laksamana Muda, Jalan Soekarno Hatta.

Pengelola kafe tersebut telah dipanggil ke Mako Satpol PP Kota Pekanbaru untuk diperiksa, terkait dugaan aktivitas penyimpangan di lokasi tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami persitiwa yang mencuri perhatian warga Pekanbaru ini.

"Pengelola sudah kami panggil. BAP (Berita Acara Pemeriksaan) nya sudah ada. Masih kami dalami," jelas Desheriyanto, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait dugaan adanya aktivitas menyimpang di lokasi tersebut. 

Ia belum bisa memastikan, apakah itu memang murni dari spontanitas pengunjung yang datang, atau ada keterlibatan pihak pengelola kafe.

"Kita lihat dari BAP nya dulu. Masih didalami," terang Kasatpol PP.

Sebelumnya manajemen Kafe Laksamana Muda, angkat bicara terkait video dugaan aksi penyimpangan yang viral di media sosial di lokasi tersebut. Manajemen membantah tudingan bahwa pihaknya menyelenggarakan pesta atau acara LGBT di tempat tersebut.

Keterangan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun media sosial Laksamana Muda. Manajemen menegaskan, video yang beredar merupakan potongan aktivitas pengunjung dan bukan bagian dari acara yang diselenggarakan, difasilitasi, maupun didukung oleh pihak kafe.

Manajemen menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang tamu datang bersama keluarga dan temannya sebagai pengunjung umum untuk makan dan minum di lokasi tersebut.

Sekitar pukul 23.00 WIB, menjelang waktu tutup, beberapa pengunjung meminta tamu tersebut berjoget dengan iming-iming akan diberikan saweran. Tamu itu kemudian membuka jaket dan berjoget.

Momen tersebut direkam melalui siaran langsung oleh pengunjung. Cuplikan video selanjutnya tersebar di media sosial dengan narasi seolah-olah merupakan bagian dari sebuah acara yang digelar di Kafe Laksamana Muda.

"Kami menegaskan bahwa pemberitaan yang menyebut adanya pesta atau event LGBT di Laksamana Muda tidak benar. Kami tidak menyelenggarakan, memfasilitasi, ataupun mendukung acara sebagaimana yang dituduhkan," demikian penegasan manajemen dalam keterangan resminya.

Manajemen juga menyatakan aktivitas dan konten pribadi pengunjung tersebut bukan bagian dari event, program, ataupun arahan manajemen Laksamana Muda.

"Saya sekitar pukul 21.00 WIB datang bersama teman-teman untuk makan minum. Sekitar pukul 23.00 WIB saya diminta beberapa pengunjung untuk berjoget dan diimingi akan disawer. Saya kemudian membuka jaket dan berjoget seperti yang terlihat pada video, lalu momen tersebut cuplikannya tersebar di media sosial. Saya berjoget atas permintaan beberapa pengunjung," tegas Baren, salah seorang yang ada dalam rekaman video viral tersebut.

Ia memastikan aksi tersebut bukan bagian dari acara atau arahan dari Kafe Laksamana Muda. Namun, merupakan spontanitas atas permintaan beberapa pengunjung.

Baren dalam klarifikasinya juga tegas membantah bahwa ada pesta LGBT seperti yang diisukan. Ia mengaku hanya berjoget dalam beberapa menit saja, dan bukan mengikuti pesta seperti yang diberitakan.

Ia juga menyatakan, hal itu dapat dibuktikan dengan memeriksa kejadian tersebut melalui rekaman CCTV yang ada pada ruangan kafe. Baren juga menyesali perbuatannya dan meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Terkini

Terpopuler