PEKANBARU (RA) - Upaya jemput bola dengan menyisir langsung rumah warga mulai menunjukkan hasil dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar 2026 di Kota Pekanbaru.
Dalam dua pekan pelaksanaan, cakupan pemberian imunisasi DPT-HB-Hib-1 mencapai 31,09 persen dengan total 991 bayi berhasil dijangkau.
Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan 11 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau. Pekanbaru pun menempati posisi pertama dalam capaian intervensi zero dose, yakni upaya menjangkau anak-anak yang sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi.
Data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat, bayi yang menjadi sasaran pemberian imunisasi tersebut berusia tiga hingga 11 bulan. Mereka mendapatkan suntikan dosis pertama untuk memberikan perlindungan terhadap sejumlah penyakit berbahaya.
Penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi DPT-HB-Hib di antaranya difteri, pertusis atau batuk rejan, tetanus, hepatitis B, hingga infeksi Haemophilus influenzae tipe b.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan petugas kesehatan terus berupaya menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi melalui pendekatan langsung ke masyarakat.
"Kami terus menjangkau langsung anak-anak yang sama sekali belum mendapatkan imunisasi," kata Dedy, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, orangtua dapat membawa anak-anak mereka ke posyandu maupun puskesmas untuk mendapatkan pelayanan imunisasi. Namun, pemerintah juga mengintensifkan upaya jemput bola dengan melibatkan petugas kesehatan bersama camat dan lurah untuk menyisir anak-anak yang belum diimunisasi.
Melalui langkah tersebut, petugas mendatangi langsung rumah warga untuk memastikan anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dapat terjangkau layanan kesehatan.
Selain memberikan imunisasi, petugas juga memberikan edukasi kepada orangtua mengenai pentingnya imunisasi untuk melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
"Jadi petugas mendatangi langsung ke rumah anak yang belum mendapat imunisasi. Ini bakal kita lakukan selama bulan imunisasi kejar," jelasnya.
Dedy menambahkan, pelayanan selama Bulan Imunisasi Kejar 2026 tidak hanya mencakup pemberian imunisasi DPT-HB-Hib-1. Petugas kesehatan juga memberikan imunisasi MR 2, IPV 1, dan PCV 2.
"Upaya penyisiran langsung ke rumah warga akan terus dilakukan selama pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar guna memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan semakin banyak anak mendapatkan imunisasi sesuai kebutuhannya," pungkasnya.