Perempuan Ditemukan Meninggal di Mandau Saat Cari Brondolan Sawit

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34:00 WIB
Seorang saksi menunjukkan lokasi ditemukannya perempuan meninggal saat cari brondolan sawit.

BENGKALIS (RA) - Perempuan bernama Yendrizawati (42) ditemukan meninggal dunia di kawasan belakang Brovit, Jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (10/10/2026) siang.

Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto mengatakan, polisi menerima laporan masyarakat sekitar pukul 15.00 WIB. Personel Polsek Mandau bersama piket fungsi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bersama beberapa orang lainnya berjalan kaki menuju kawasan belakang Brovit PT Vadhana untuk mencari berondolan sawit setelah makan siang," kata Eko, Senin (12/10/2026).

Menurut keterangan saksi, saat berada di lokasi, korban tiba-tiba terjatuh dan mengalami kejang-kejang. Salah seorang saksi kemudian berupaya memeriksa kondisi korban, termasuk mengecek denyut nadinya.

"Saat berada di lokasi, korban tiba-tiba terjatuh ke tanah dan mengalami kejang-kejang. Melihat kondisi tersebut, salah seorang saksi berupaya memeriksa keadaan korban, termasuk mengecek denyut nadinya," ujarnya.

Karena cuaca sedang gerimis, korban kemudian dibawa para saksi ke sebuah rumah di Jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu. Setelah dilakukan pemeriksaan sederhana, korban diketahui telah meninggal dunia.

Dari keterangan saksi, korban disebut memiliki riwayat penyakit asam lambung dan pernah mengalami pingsan sebelumnya. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian korban.

Polisi selanjutnya melakukan pengecekan dan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian.

Eko mengatakan, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan visum et repertum (VER) maupun autopsi terhadap jenazah korban.

"Berdasarkan hasil penanganan awal, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan visum et repertum (VER) maupun autopsi terhadap jenazah korban," jelasnya.

Dengan tidak dilakukannya pemeriksaan medis tersebut, penyebab pasti kematian Yendrizawati belum dapat dipastikan secara medis.

Setelah penanganan di lokasi selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimandikan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kapolres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan petugas. Masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

Terkini

Terpopuler