Pemko Pekanbaru Kerjasama dengan Daerah Penghasil Atasi Lonjakan Harga Cabai Merah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:23:55 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar

PEKANBARU (RA) - Harga cabai merah di pasaran Kota Pekanbaru masih pedas mencapai Rp 100.000 per kilogram. Lonjakan harga ini menjadi sorotan karena kondisinya sudah berlangsung selama tiga pekan belakangan.

Kenaikan harga cabai merah ini mencapai dua kali lipat dibanding sebelumnya. Kondisi ini membuat cabai merah menjadi satu komoditi penyumbang inflasi di Kota Pekanbaru.

"Kondisi ini harus kita sikapi dengan baik, agar suplai cabai merah di Kota Pekanbaru bisa terpenuhi," tegas Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Sabtu  (10/10/2026).

Dirinya menyadari lonjakan harga cabai merah masih terjadi. Ia mengaku Wali Kota Pekanbaru sudah memberi arahan agar menindaklanjuti lonjakan harga cabai merah yang meroket.

Markarius sudah memberi perintah kepada Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru agar menjalin kerjasama dengan daerah penghasil cabai merah. Ia menilai kerjasama ini bukan hanya memastikan ketersediaan komoditi cabai merah.

"Namun kita ingin harga cabai merah lebih stabil, kita sudah komunikasi dengan sekda di Aceh terkait panen raya di sana. Sehingga bisa menyuplai di sana," terangnya.

Menurutnya, pemerintah kota juga menjalin kerjasama dengan Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam dan Kabupaten Solok. Daerah tersebut merupakan sejumlah daerah penghasil cabai merah di Provinsi Sumatera Barat.

"Sekdako sudah berkomunikasi, guna memastikan suplai cabai merah di Kota Pekanbaru," ulasnya.

Adanya kerjasama ini tentu membuat Kota Pekanbaru mendapat pasokan prioritas untuk komoditi cabai merah. Ia menilai kerjasama ini menjadi langkah jemput bola langsung komoditi cabai ke daerah penghasil.

"Kita berharap lewat kerjasama ini suplai cabai merah kita bisa terjaga, harga cabai juga tidak lagi naik lagi," harapnya. 

Terkini

Terpopuler