Kualitas Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Capai 160,6 µg/m³

Kamis, 17 September 2026 | 10:13:22 WIB
Pekanbaru diselimuti kabut asap.

PEKANBARU – Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada kategori sangat tidak sehat pada Kamis (17/9/2026) pagi. Kondisi tersebut ditandai dengan tingginya konsentrasi polutan PM2.5 di udara.

Berdasarkan pemantauan IQAir pada pukul 09.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Pekanbaru berada di angka 236 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 160,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kondisi tersebut menunjukkan kabut asap masih berdampak terhadap kualitas udara di Pekanbaru. Data IQAir juga mencatat suhu udara sekitar 28 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen dan kecepatan angin sekitar 4 kilometer per jam.

Kualitas udara kategori sangat tidak sehat menjadi perhatian karena paparan polusi udara, terutama partikel PM2.5, dapat berdampak terhadap kesehatan.

Sementara itu, kondisi udara kabur akibat asap juga masih diprakirakan BMKG Pekanbaru pada Kamis pagi.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, menyebut kekaburan udara berpotensi terjadi akibat asap yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.

BMKG memprakirakan kondisi udara di Riau pada siang hingga sore hari masih kabur hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah. Namun, Pekanbaru tidak termasuk wilayah yang disebut berpotensi hujan dalam prakiraan tersebut.

Dengan kondisi kualitas udara yang masih sangat tidak sehat, masyarakat di Pekanbaru perlu mewaspadai paparan asap dan polusi udara, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

Tags

Terkini

Terpopuler