Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Riau Gandeng Sekolah di Pekanbaru

Senin, 14 September 2026 | 18:05:47 WIB
Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Riau Gandeng Sekolah di Pekanbaru

PEKANBARU (RA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau mulai memperkuat pendidikan kesadaran pajak di kalangan pelajar melalui program inklusi kesadaran pajak di tingkat SMP sederajat.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak Tingkat SMP Sederajat sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi tenaga pendidik se-Kota Pekanbaru. Kegiatan berlangsung di Aula Hang Tuah Lantai 4 Kanwil DJP Riau, Senin (14/9/2026).

Kegiatan dihadiri Kepala Kanwil DJP Riau YFR Hermiyana, jajaran pejabat administrator dan pengawas Kanwil DJP Riau, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Dr H Abdul Jamal, M.Pd., serta kepala sekolah dan tenaga pendidik perwakilan SMP sederajat negeri maupun swasta se-Kota Pekanbaru.

Kepala Kanwil DJP Riau YFR Hermiyana mengatakan, kesadaran pajak perlu dibangun sejak dini. Menurutnya, pendidikan perpajakan tidak harus menunggu seseorang menjadi wajib pajak.

"Program Inklusi Kesadaran Pajak bukan ditujukan untuk menjadikan peserta didik sebagai ahli perpajakan, melainkan bagaimana nilai-nilai kesadaran pajak dapat dikenalkan dan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran secara sederhana, kontekstual, dan sesuai usia mereka," ujar Hermiyana.

Ia menilai institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, pemahaman mengenai pajak perlu diperkenalkan sebagai bagian dari nilai gotong royong dan kontribusi warga negara dalam pembangunan.

Hermiyana juga mengingatkan amanat UUD 1945 Pasal 31 Ayat (4) mengenai alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN. Pada APBN-P 2026, anggaran pendidikan disebut mencapai Rp757,8 triliun.

"Anak-anak perlu memahami bahwa membayar pajak pada saatnya nanti adalah bentuk gotong royong dan kontribusi nyata dalam membangun Indonesia," katanya.

Dalam implementasinya, materi inklusi kesadaran pajak akan dikembangkan menjadi modul pembelajaran yang terintegrasi dalam salah satu mata pelajaran utama, yakni Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Materi tersebut akan mengaitkan kesadaran pajak dengan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, bela negara, serta semangat gotong royong dalam pembangunan nasional.

Program ini juga tidak berhenti pada penandatanganan berita acara. Para tenaga pendidik mendapatkan bimtek untuk memperkuat pemahaman materi perpajakan sekaligus metode mengintegrasikan nilai-nilai kesadaran pajak ke dalam rencana pembelajaran di sekolah.

Kanwil DJP Riau berharap kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan di Pekanbaru dapat berjalan berkelanjutan.

Dengan demikian, para pelajar tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga dibekali karakter jujur, berintegritas, disiplin dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

Tags

Terkini

Terpopuler