Perkuat Silaturahmi, Wali Kota Pekanbaru Ajak Ulama dan Santri Doakan Indonesia Bebas Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 19:05:37 WIB
Wali Kota Pekanbaru Ajak Ulama dan Santri Doakan Indonesia Bebas Karhutla.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat silaturahmi dan kolaborasi dengan ulama, tokoh agama, serta pondok pesantren dalam membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai agama dan kepedulian sosial.

Komitmen itu ditunjukkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar saat bersilaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Babussalam, Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan, Jumat (4/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Agung meminta nasihat untuk pembangunan Kota Pekanbaru sekaligus memohon doa agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah segera berakhir.

"Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga secara khusus memohon doa dari Tuan Guru, para ustaz, dan anak-anak kami di pesantren. Mohon doakan Pekanbaru, Riau, serta seluruh daerah di Indonesia yang sedang menghadapi karhutla," ujar Agung.

Ia berharap doa ulama dan santri menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar hujan segera turun, api dapat dipadamkan, serta kualitas udara kembali bersih dan sehat.

Permohonan doa tersebut melanjutkan ikhtiar batin yang sebelumnya dilakukan Pemko Pekanbaru dengan mengajak masyarakat melaksanakan salat Istisqa secara serentak di 15 kecamatan.

Agung menegaskan, ikhtiar tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan penanganan teknis di lapangan, mulai dari pemadaman dan pencegahan karhutla hingga pelayanan kesehatan serta koordinasi lintas daerah.

"Asap tidak mengenal batas kota maupun provinsi. Karena itu, penanganannya juga membutuhkan kebersamaan. Pemerintah dan petugas terus bekerja di lapangan, masyarakat menjaga lingkungan dan tidak membakar lahan, sedangkan kita semua memohon pertolongan Allah," katanya.

Tuan Guru Syekh H. Ismail Royan menyambut baik permohonan tersebut. Ia memastikan keluarga besar Pondok Pesantren Babussalam turut mendoakan agar karhutla segera berakhir.

"Insyaallah, kami bersama para ustaz dan santri akan mendoakan agar hujan segera turun, api dapat dipadamkan, udara kembali sehat, serta seluruh petugas dan masyarakat yang terdampak diberikan perlindungan oleh Allah," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Syekh Ismail juga mengapresiasi kerja Agung Nugroho dan Markarius Anwar dalam membenahi Kota Pekanbaru. Ia menilai pembangunan daerah perlu terus dilanjutkan dengan tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat dan ulama.

"Kami melihat ada kerja nyata yang dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk membenahi Pekanbaru. Namun, yang juga patut kami apresiasi adalah adab beliau dalam memuliakan ulama. Di tengah kesibukan, beliau datang bersilaturahmi, mendengarkan nasihat, dan mengajak para ulama bersama-sama memikirkan kemajuan daerah," katanya.

Menurutnya, ulama dan pesantren perlu ditempatkan sebagai mitra dalam menjaga umat, memperkuat pendidikan karakter, dan mendukung pembangunan daerah.

Agung menegaskan, kemajuan kota tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari masyarakat yang berakhlak, rukun, dan saling peduli.

"Pemerintah tidak bisa membangun kota sendirian. Kami membutuhkan doa, nasihat, dan dukungan para ulama agar setiap kebijakan tetap berada di jalan yang benar serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pemko Pekanbaru juga menyerahkan bantuan pembangunan senilai Rp200 juta kepada Pondok Pesantren Babussalam. Bantuan itu ditujukan untuk mendukung penguatan sarana pendidikan keagamaan dan peningkatan kualitas generasi muda.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diisi dialog dengan pimpinan pesantren, salat Jumat berjemaah, dan jamuan makan siang.

Agung memastikan silaturahmi dengan ulama dan tokoh agama akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun Pekanbaru secara bersama-sama.

"Dengan kolaborasi pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga, insyaallah Pekanbaru akan semakin maju, harmonis, berbudaya, dan sejahtera," tutup Agung.

Turut mendampingi kunjungan tersebut Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, para asisten, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta jajaran Pemko Pekanbaru.

Terkini

Terpopuler