Kabut Asap Hilang Timbul, Pemko Pekanbaru Siapkan Masker Gratis untuk Warga Rentan

Jumat, 04 September 2026 | 14:47:00 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar memimpin rapat penanganan kebakaran lahan beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menyiapkan langkah antisipasi, untuk melindungi kelompok rentan dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Salah satunya dengan menyiapkan masker gratis yang akan dibagikan kepada seluruh anak sekolah dan warga lanjut usia (lansia). Langkah ini dilakukan menyusul kembali memburuknya kualitas udara di Kota Pekanbaru yang saat ini berada pada kategori tidak sehat.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan anak-anak dan orangtua menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam pembagian masker tersebut.

"Konsep kami itu minimal di anak sekolah dulu. Seluruh anak SD, SMP itu harus kita siapkan masker mereka. Yang rentan itu kan anak-anak dan orangtua. Itu yang kita berikan masker secara cuma-cuma," kata Markarius, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, pembagian masker gratis tersebut nantinya tidak berhenti pada pelajar dan lansia. Masyarakat luas juga akan menjadi sasaran sebagai bagian dari upaya Pemko Pekanbaru meminimalisir risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Selain menyiapkan masker, Pemko Pekanbaru juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kabut asap. 

Pemerintah kota telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi Riau terkait kebutuhan peralatan penanganan bencana.

Pemko bahkan telah mengajukan permintaan bantuan tambahan peralatan kesiapsiagaan kepada BNPB untuk meningkatkan kapasitas penanganan kabut asap di Pekanbaru.

"Ini yang kita ajukan juga ke BNPB, peralatan, kebutuhan-kebutuhan yang mungkin bisa dibantu dalam meningkatkan kapasitas kita untuk menangani bencana kabut asap ini," jelasnya.

Markarius menyebut kondisi kabut asap di Pekanbaru saat ini masih bersifat hilang timbul. Asap dapat kembali menyelimuti sejumlah wilayah karena terbawa arah angin dari daerah lain.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemko, terlebih kualitas udara di Pekanbaru saat ini telah berada pada kategori tidak sehat.

Meski demikian, Markarius memastikan titik api di wilayah Kota Pekanbaru saat ini sudah tidak ada. Kabut asap yang masih dirasakan masyarakat, menurutnya, turut dipengaruhi oleh kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah provinsi tetangga.

"Namun untuk titik api kita pastikan sudah tidak ada lagi. Beberapa lahan di provinsi tetangga kita masih ada yang terbakar," pungkasnya.

Terkini

Terpopuler