Pajak Bertutur 2026 Digelar di Pekanbaru, Pelajar Diajak Kenali Peran Pajak Sejak Dini

Kamis, 03 September 2026 | 21:04:25 WIB
Pajak Bertutur 2026 Digelar di Pekanbaru, Pelajar Diajak Kenali Peran Pajak Sejak Dini

PEKANBARU (RA) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau mengajak generasi muda mengenal pentingnya pajak sejak bangku sekolah. Edukasi tersebut dikemas melalui program Pajak Bertutur 2026 di SMPS Santa Maria Pekanbaru, Kamis (3/9/2026).

Mengusung tema “Pajak Bertutur 2026: Pajak Kita Energi Generasi Juara”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 siswa dan siswi pilihan SMPS Santa Maria. Acara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan konsep edukasi yang dibuat interaktif dan dekat dengan dunia pelajar.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil DJP Riau YFR Hermiyana. Ia didampingi jajaran pejabat Kanwil DJP Riau serta Kepala Sekolah dan guru pendamping SMPS Santa Maria.

Suasana kegiatan dibuat jauh dari kesan pembelajaran yang kaku. Para siswa diajak mengikuti berbagai games edukatif, kuis perpajakan secara digital hingga mendapatkan suvenir.

Tak hanya mengikuti kegiatan secara langsung, para siswa juga terhubung secara hybrid dalam agenda “Direktur Jenderal Pajak Menyapa”. Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto memberikan paparan mengenai pengenalan pajak dan perannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari materi inklusi perpajakan.

YFR Hermiyana mengatakan, edukasi mengenai pajak perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter kebangsaan.

“Generasi muda adalah calon wajib pajak masa depan yang akan menentukan arah kemandirian dan pembangunan bangsa ini. Melalui program Pajak Bertutur ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai gotong royong dan kesadaran bahwa pajak adalah energi utama pembangunan nasional,” ujar YFR Hermiyana.

Dalam materi utama bertajuk ‘Sadar Pajak Sejak Dini’, para siswa diperkenalkan dengan peran pajak dalam kehidupan sehari-hari. Pajak disebut memiliki peran dalam pembiayaan berbagai kebutuhan publik, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur yang dinikmati masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi kuis dan tanya jawab berlangsung. Sebagian besar peserta dinilai telah mampu memahami konsep dasar gotong royong dalam kehidupan bernegara serta manfaat pajak bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai Pajak Bertutur tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan wawasan baru mengenai pajak dan mendorong mereka menjadi generasi yang peduli serta taat hukum.

Pajak Bertutur 2026 merupakan bagian dari rangkaian program Inklusi Kesadaran Pajak nasional yang digelar secara rutin setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara serentak di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, DJP berharap sinergi dengan dunia pendidikan semakin kuat dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.

Tags

Terkini

Terpopuler