Sukses Percepat Investasi dan Pembangunan di Pekanbaru, Agung Nugroho Kembali Sabet Penghargaan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 23:17:34 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menerima penghargaan atas apresiasi percepatan investasi dan pembangunan berbasis ekologi.

PEKANBARU (RA) - Gebrakan Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho dalam mempercepat investasi sekaligus mendorong pembangunan berwawasan lingkungan mendapat apresiasi. 

Hasilnya, Wako Agung meraih penghargaan dalam ajang detikSumatera Award 2026. Wako Agung menerima penghargaan tersebut di Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam.

Agung diganjar penghargaan karena dinilai memiliki kiprah kuat dalam dua agenda strategis pembangunan daerah, yakni mempercepat investasi dan pembangunan berbasis ekologi.

Di sektor investasi, Pekanbaru terus membangun iklim usaha melalui transformasi perkotaan, peningkatan realisasi investasi serta penguatan pelayanan. Ada pula dari sisi lingkungan, Pemko mendorong pengelolaan sampah menjadi sumber energi dan memperkuat konsep green city.

Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait. Kolaborasi menjadi bagian penting dalam pembangunan serta penataan Kota Bertuah.

Sejak dilantik bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar pada 20 Februari 2024, Agung juga mendorong keterbukaan informasi, peningkatan pelayanan publik dan kemudahan investasi.

Salah satu terobosan yang dihadirkan yakni SIP AMAN (Sistem Informasi Perizinan Akuntabel, Mudah, Amanah dan Nyaman). Aplikasi tersebut dibuat untuk mempermudah layanan perizinan dan nonperizinan di Kota Pekanbaru.

Saat peluncurannya, Agung menegaskan digitalisasi pelayanan menjadi kebutuhan di tengah persaingan era digital. Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya ditandai dengan berdirinya gedung-gedung bertingkat, tetapi juga harus dibarengi pelayanan publik yang maksimal.

"Kehadiran aplikasi SIP AMAN ini sebagai salah satu terobosan era kompetisi digital saat ini. Kami ingin melayani masyarakat dan investor dengan cepat, tepat dan juga transparan," kata Agung beberapa waktu lalu.

Ia menuturkan, kemudahan dan kepastian pelayanan merupakan kunci mempercepat investasi. Ia menilai proses perizinan yang berbelit dapat menghambat masuknya investor sekaligus memperlambat perputaran ekonomi.

"Investor tidak akan masuk, ekonomi juga tidak akan berputar kencang jika pintunya dalam hal ini perizinan berbelit-belit. Oleh karena itu butuh transformasi pelayanan publik dan ini harga mati," terangnya.

Wako menekankan, SIP AMAN bukan sekadar mengubah berkas manual menjadi sistem komputerisasi. Lebih dari itu, aplikasi tersebut menjadi bagian dari transformasi birokrasi untuk menciptakan pelayanan yang ramah terhadap investasi dengan tetap mengedepankan aturan.

"Ini bukan hanya sistem pemindahan data dan berkas dari meja atau lemari ke pola digital di komputer saja. Tetapi sebagai wujud birokrasi menyeluruh yang ramah terhadap investasi. Istilahnya ini adalah karpet merah bagi siapa saja yang ingin membangun kota ini. Tentu sesuai aturan," papar Agung.

Agung menambahkan, SIP AMAN sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemko Pekanbaru dalam membenahi layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Terkini

Terpopuler