Kabut Asap Pekanbaru Mengkhawatirkan, Wako Agung Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:13:00 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

PEKANBARU (RA) - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho kembali mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kualitas udara di Kota Pekanbaru yang saat ini berada dalam kategori tidak sehat akibat asap kebakaran lahan.

Agung juga meminta masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan untuk tetap menggunakan masker. Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi dampak gangguan kesehatan akibat paparan asap.

"Karena kondisi saat ini dari BMKG dan ISPU menunjukkan kualitas udara berbahaya," kata Wali Kota Agung, Rabu (26/8/2026).

Menurut Agung, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menghadapi kondisi kebakaran lahan dan dampak asap yang ditimbulkan.

Salah satu langkah yang telah diterapkan yakni memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sistem daring bagi seluruh peserta didik tingkat TK, SD, dan SMP.

Kebijakan tersebut mulai diterapkan sejak awal pekan ini. Para peserta didik menjalani pembelajaran dari rumah hingga Jumat (28/8/2026).

Di sisi lain, upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah bersinergi dengan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, relawan, serta seluruh unsur terkait dalam menangani kebakaran.

Agung mengatakan, petugas di lapangan terus bekerja untuk melakukan penanganan karhutla. Namun, di tengah berbagai upaya tersebut, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.

"Kita sudah berikhtiar di darat. Petugas kita bekerja siang dan malam. Hari ini kita mengetuk pintu langit dengan melaksanakan salat Istisqa. Kita memohon kepada Allah SWT, turunkanlah hujan yang membawa rahmat, bersihkan udara kita, padamkan api dan jauhkan masyarakat dari segala musibah," ujar Agung.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga menggelar salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun, udara kembali bersih, serta kebakaran lahan yang terjadi dapat dipadamkan.

Selain penanganan di lapangan, Pemko Pekanbaru kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran atau kondisi kedaruratan lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui TRC 112 Pekanbaru AMAN, layanan kedaruratan 24 jam yang dapat diakses secara gratis.

Terkini

Terpopuler