Plt Gubri Sebut Konektivitas dan Kelestarian Sungai Jadi Kunci Masa Depan Pacu Jalur

Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:48:00 WIB
Plt Gubri saat pelepasan Jalur, Rabu (19/8/2026).

KUANTAN SINGINGI (RA) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto menegaskan, kemajuan pariwisata Pacu Jalur di Kuantan Singingi harus dibarengi dengan perbaikan konektivitas dan penjagaan kelestarian Sungai Kuantan.

Hal itu disampaikannya saat pembukaan rangkaian Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (19/8/2026).

SF Hariyanto menyebut akses menuju Kuantan Singingi harus terus ditingkatkan. Ia bersyukur tahun ini Riau mendapat dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk perbaikan jalan nasional menuju daerah tersebut.

“Untuk itu, akses menuju Kuantan Singingi juga harus semakin baik. Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk perbaikan jalan nasional menuju Kuantan Singingi,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat juga telah mengusulkan pembangunan feeder yang dapat menghubungkan Kuantan Singingi dengan trase Jalan Tol Trans Sumatera.

“Kita terus perjuangkan ini agar Kuantan Singingi semakin mudah diakses, baik dari Riau maupun Sumatera Barat. Karena kalau konektivitas semakin baik, pariwisata bergerak, distribusi semakin lancar, investasi terbuka, dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” katanya.

Selain infrastruktur, Plt Gubri menekankan pentingnya menjaga Sungai Kuantan sebagai jantung dari tradisi Pacu Jalur. Menurutnya, tidak mungkin membicarakan masa depan Pacu Jalur tanpa menjaga masa depan sungai tersebut.

“Kita tidak mungkin berbicara tentang masa depan Pacu Jalur tanpa menjaga masa depan Sungai Kuantan. Sungai ini adalah gelanggang Pacu Jalur dan bagian dari kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Ia mengapresiasi langkah Kapolda Riau, Kapolres Kuantan Singingi, TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang terus melakukan penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin serta menjaga kebersihan Sungai Kuantan.

“Namun menjaga sungai bukan hanya tugas kepolisian dan pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai Pacu Jalurnya kita banggakan, tetapi sungai tempat tradisi ini lahir justru kita biarkan rusak,” tegasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler