CIMB Niaga Catat Aset Rp382 T, Perkuat Layanan Digital dan UMKM di Riau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 12:28:26 WIB
Direktur Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung dan Head of Region Sumatera CIMB Niaga Irwan.

PEKANBARU (RA) - PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat bisnis dan layanan perbankannya di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan seiring pertumbuhan ekonomi Riau yang mencapai 4,75 persen secara tahunan pada kuartal II 2026.

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, penguatan layanan di Riau merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk membantu nasabah dan masyarakat mengembangkan potensi ekonomi mereka.

Hal tersebut disampaikan Lani dalam Media Gathering CIMB Niaga di Pekanbaru, Jumat (14/8/2026). Turut hadir Direktur Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung dan Head of Region Sumatera CIMB Niaga Irwan.

"Selama lebih dari tujuh dekade, kami tumbuh bersama nasabah dan masyarakat Indonesia. Di Riau, kami melihat potensi dan optimisme yang kuat dari masyarakat maupun pelaku usaha untuk terus berkembang," kata Lani.

CIMB Niaga sendiri akan memasuki usia ke-71 pada 26 September 2026. Momentum tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan perseroan dalam memberikan layanan perbankan kepada masyarakat Indonesia.

Dari sisi kinerja, Lani mengungkapkan aset CIMB Niaga secara konsolidasi telah mencapai sekitar Rp382 triliun. Sementara laba sebelum pajak mencapai Rp4,3 triliun dan laba setelah pajak sekitar Rp3,45 triliun pada semester I 2026.

"Performance atau kinerja CIMB Niaga baik. Aset sekarang sekitar Rp382 triliun dan kami merupakan bank swasta kedua terbesar di Indonesia," ujarnya.

Dari sisi penyaluran kredit, CIMB Niaga mencatat pertumbuhan sekitar 6,6 persen secara tahunan. Pertumbuhan terbesar berasal dari segmen korporasi yang mencapai sekitar 13,8 persen.

Sementara kredit usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh sekitar 2,9 persen. Segmen tersebut menjadi salah satu fokus CIMB Niaga di tengah tantangan pertumbuhan kredit UMKM secara nasional.

"Pertumbuhan kredit UKM CIMB Niaga sekitar 2,9 persen atau sekitar 3 persen. Ini merupakan area yang menjadi fokus utama kami," jelasnya.

Untuk segmen consumer banking, yang mencakup Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kartu kredit hingga pembiayaan otomotif, pertumbuhan masih relatif terbatas. Namun, beberapa lini pembiayaan tetap mencatatkan pertumbuhan.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) CIMB Niaga tumbuh sekitar 3 persen. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di kisaran 89-90 persen, yang dinilai masih berada dalam kondisi sehat.

Sejalan dengan perubahan perilaku nasabah, CIMB Niaga terus memperkuat layanan digital melalui aplikasi dan website OCTO.

Nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan secara digital, mulai dari transaksi sehari-hari hingga pengelolaan keuangan.

Sementara bagi pelaku usaha, CIMB Niaga menyediakan OCTOBIZ untuk membantu mengelola transaksi dan operasional bisnis.

Adapun merchant dapat menggunakan OCTO Merchant sebagai solusi penerimaan pembayaran digital. Meski mengembangkan layanan digital, CIMB Niaga tetap mempertahankan jaringan fisik di Riau.

Saat ini terdapat 8 jaringan kantor cabang dan 33 fasilitas ATM/CRM yang tersebar di lokasi strategis di Riau dan Pekanbaru.

"Kami terus berinovasi untuk menjawab perubahan perilaku nasabah yang semakin mengarah ke layanan digital. Melalui kombinasi layanan digital yang kuat dan jaringan fisik yang solid, kami berkomitmen memberikan pengalaman perbankan yang lebih sederhana, cepat, dan nyaman," kata Lani.

Tak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga juga memperkuat program keberlanjutan di berbagai bidang. Hingga Juni 2026, program pendidikan dan literasi keuangan CIMB Niaga telah menjangkau lebih dari 100 ribu siswa dari lebih dari 1.000 sekolah di Indonesia.

Khusus di Pekanbaru, selama dua tahun terakhir program tersebut telah menjangkau 297 pelajar dari dua sekolah menengah. Program tersebut juga mendorong pembukaan rekening sebagai langkah awal membangun budaya menabung dan meningkatkan inklusi keuangan.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, melalui program Community Link berkelanjutan, CIMB Niaga telah memberikan pelatihan kewirausahaan kepada hampir 1.000 UMKM dan menyalurkan pinjaman tanpa bunga kepada 150 UMKM.

Program tersebut juga mendorong pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas agar memiliki akses lebih luas terhadap peluang ekonomi.

Di bidang lingkungan, CIMB Niaga melalui inisiatif The Cooler Earth terus menjalankan konservasi bambu berkelanjutan. Sejak 2012, lebih dari 115 ribu bambu telah ditanam di Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTB dan NTT.

Program tersebut memiliki potensi serapan karbon kumulatif lebih dari 15 ribu ton setara CO2.

"Keberlanjutan merupakan bagian penting dari cara kami menjalankan bisnis. Kami berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat sosial dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat," pungkas Lani.

Terkini

Terpopuler