Heboh Harimau Muncul di Pasir Putih Kampar, BBKSDA Riau Pastikan Hoaks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:26:32 WIB
Heboh Harimau Muncul di Pasir Putih Kampar, BBKSDA Riau Pastikan Hoaks

PEKANBARU (RA) – Informasi mengenai kemunculan Harimau Sumatera di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar, yang beredar luas di media sosial dan WhatsApp, dipastikan tidak benar atau hoaks.

Plh. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisidin, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan langsung di lokasi yang disebut sebagai tempat kemunculan harimau.

Pemeriksaan dilakukan Tim BBKSDA Riau bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa/kelurahan, RT/RW, serta masyarakat pada 11–12 Agustus 2026.

“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan jejak Harimau Sumatera di lokasi tersebut,” ujar Ujang, Kamis (13/8/2026).

Selain jejak, petugas juga tidak menemukan kotoran, sisa mangsa atau makanan, maupun tanda goresan kuku yang dapat mengindikasikan keberadaan harimau.

Menurut Ujang, informasi tersebut awalnya berasal dari sebuah pesan yang kemudian diteruskan ke sejumlah grup WhatsApp warga hingga akhirnya menjadi viral.

Setelah dilakukan pemeriksaan lapangan, koordinasi dengan unsur terkait, serta analisis terhadap foto yang beredar, BBKSDA Riau memastikan informasi kemunculan Harimau Sumatera sebagaimana foto tersebut adalah hoaks.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak panik sekaligus tetap waspada ketika beraktivitas. Jika menemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan satwa liar, masyarakat diimbau tidak mengambil tindakan sendiri.

Masyarakat dapat mendokumentasikan temuan secara jelas dan, apabila aman dilakukan, melakukan pengukuran jejak untuk menjadi bahan pembanding. Informasi juga diharapkan dilengkapi titik koordinat atau lokasi penemuan.

“Segera laporkan kepada Balai Besar KSDA Riau agar dapat dilakukan pemeriksaan dan langkah mitigasi konflik satwa liar,” imbaunya.

BBKSDA Riau juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kemunculan satwa liar.

Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan foto dan informasi yang belum terverifikasi guna mencegah kepanikan di tengah masyarakat.

Tags

Terkini

Terpopuler