Hotspot di Riau Melonjak Jadi 158 Titik, Bengkalis dan Inhu Tertinggi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:41:33 WIB
Petugas berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

PEKANBARU (RA) - Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau melonjak tajam. Berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru, sebanyak 158 hotspot terdeteksi di Riau pada Kamis (13/8/2026).

Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 23 titik. Artinya, terjadi penambahan 135 titik panas dalam sehari.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, mengatakan hotspot tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Riau.

“Kabupaten Indragiri Hulu menjadi salah satu wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 36 titik. Sementara Kabupaten Bengkalis mencatat 35 titik,” ujarnya.

Selanjutnya Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 25 titik, Pelalawan 20 titik, Rokan Hilir delapan titik, Rokan Hulu tujuh titik, Siak enam titik, Kampar lima titik, Kepulauan Meranti empat titik, Kota Dumai dua titik dan Kuantan Singingi 10 titik.

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di wilayah Sumatera juga meningkat menjadi 1.097 titik.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak, yakni 432 titik, disusul Jambi 157 titik, Lampung 121 titik, Bangka Belitung 84 titik, Kepulauan Riau 42 titik, Sumatera Barat 31 titik, Sumatera Utara 29 titik, Aceh 25 titik dan Bengkulu 18 titik.

Sementara itu, Riau berada di posisi berikutnya dengan 158 titik panas.

Peningkatan hotspot di Riau ini perlu menjadi perhatian, terutama karena titik panas tersebar di sejumlah wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot dan kondisi cuaca di Riau. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya karhutla.

Tags

Terkini

Terpopuler