Pekanbaru Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Potensi Kebakaran Lahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:35:02 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Apalagi saat ini dihadapkan dalam Fenomena El Nino.

Kemarau yang terjadi saat ini meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan di wilayah rawan. Upaya mengantisipasi kebakaran lahan pun dilakukan seiring kualitas udara Kota Pekanbaru yang tidak sehat.

Kondisi ini terlihat dari data BPBD Kota Pekanbaru tentang konsentrasi partikulat (PM 2.5) yang masuk kategori tidak sehat.

Kebakaran lahan yang terjadi di Kota Pekanbaru juga masih terjadi. Luas lahan yang terbakar sepanjang Januari hingga 9 Agustus 2026 mencapai 42,14 hektar.

"Kondisi ini membuat kita harus melakukan persiapan untuk antisipasi bencana kebakaran lahan," kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, tim BPBD di Kota Pekanbaru terus melakukan monitoring terhadap lokasi yang rawan kebakaran lahan. Tim di lapangan juga melakukan monitoring terhadap sumber air sebagai langkah antisipasi kebakaran lahan.

"Apalagi BPBD sudah ada relawan tangguh bencana, ada juga peralatan pemadam di setiap kecamatan untuk membantu penanganan kebakaran lahan," terangnya.

Sebanyak 90 personel BPBD Kota Pekanbaru siap mengantisipasi adanya kebakaran lahan. Tim BPBD Kota Pekanbaru juga berkoordinasi dengan pihak terkait serta unsur TNI dan kepolisian di Kota Pekanbaru.

Kota Pekanbaru juga sudah menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Lahan. Ada rencana status ini berlangsung hingga 30 November 2026 mendatang.

Terkini

Terpopuler