Canangkan Gerakan Tanam Padi Sawah, Bupati Kampar Dorong Swasembada Pangan Lewat Pertanian Modern

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:05:55 WIB
upati Kampar Dorong Swasembada Pangan Lewat Pertanian Modern.

KAMPAR (RA) - Bupati Kampar Ahmad Yuzar mencanangkan Gerakan Tanam Padi Sawah di Gapoktan Karya Indah, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Rabu (29/7/2026). 

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung swasembada pangan nasional melalui penerapan teknologi pertanian modern.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, unsur Forkopimda Kampar, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Nur Ilahi Ali, kepala OPD, camat, kepala desa, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan Gerakan Tanam Padi Sawah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata membangun sektor pertanian yang maju, modern, dan mandiri.

"Komitmen mewujudkan swasembada pangan terus kami lakukan melalui berbagai program nyata, salah satunya penyaluran bantuan benih padi sebanyak 35.250 kilogram kepada petani. Kami ingin meringankan beban petani sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka," ujar Ahmad Yuzar.

Ia juga mengajak para petani memanfaatkan bantuan pemerintah serta menerapkan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System) untuk meningkatkan efisiensi penggunaan benih, memperbaiki pola tanam, dan mendongkrak hasil panen.

"Pertanian harus terus bertransformasi. Semangat gotong royong tetap dipertahankan, namun petani juga harus berani mengadopsi teknologi agar hasil panen semakin meningkat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar, Nur Ilahi Ali, menjelaskan Kecamatan Kuok memperoleh alokasi bantuan benih padi sebanyak 3.555 kilogram untuk lahan seluas 237 hektare. Khusus Desa Empat Balai mendapat 1.095 kilogram benih untuk areal sawah seluas 73 hektare.

Selain benih, pemerintah juga menyalurkan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui APBN, di antaranya 2 unit combine harvester besar, 6 power thresher, 3 combine harvester tipe CCH-106, 1 traktor roda empat, serta 15 traktor roda dua guna mendukung peningkatan produktivitas petani.

Nur Ilahi menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung program swasembada pangan melalui penyediaan benih unggul, bantuan alsintan, pendampingan penyuluh, hingga penerapan inovasi pertanian modern.

"Kami optimistis dengan sinergi seluruh pihak, Kabupaten Kampar mampu meningkatkan produksi padi dan menjadi salah satu daerah penyangga pangan di Provinsi Riau," katanya.

Perwakilan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Dedi Yasmono, turut mengapresiasi langkah Pemkab Kampar yang mulai menerapkan metode PM-AAS kepada petani.

Menurutnya, inovasi tersebut menjadi bagian dari transformasi pertanian yang lebih modern, efisien, dan produktif sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman padi secara simbolis oleh Bupati Kampar bersama jajaran pemerintah, Forkopimda, dan para petani sebagai tanda dimulainya Gerakan Tanam Padi Sawah di Kecamatan Kuok. 

Terkini

Terpopuler