Aktifitas Sekolah Diliburkan Pasca Teror Harimau di Desa Sungai Danai Inhil

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49:00 WIB
Ilustrasi.

PEKANBARU (RA) - Ancaman konflik satwa liar melumpuhkan aktivitas warga di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kemunculan harimau Sumatera di kawasan permukiman hingga menyerang hewan ternak tersebut memicu kepanikan warga.

Keresahan warga kian memuncak setelah seekor sapi ditemukan terluka parah di bagian kaki, diduga kuat akibat diterkam Harimau Sumatera yang berkeliaran sejak empat hari terakhir. Ancaman nyata ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh total.

Demi mengantisipasi potensi bahaya keselamatan jiwa, seluruh kegiatan sekolah secara tatap muka resmi dihentikan total dan dialihkan ke sistem belajar dari rumah, pada Senin (27/7/26).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Abdul Rasyid mengatakan Kegiatan belajar mengajar dialihkan penuh dari rumah masing-masing, hingga kondisi wilayah setempat dipastikan benar-benar aman.

"Kami telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Desa Sungai Danai untuk siswa, guru, hingga tenaga kependidikan dari kehadiran fisik. Kegiatan belajar mengajar tatap muka resmi dihentikan sementara dan dialihkan secara penuh ke sistem daring dari rumah masing-masing. Langkah ini diambil demi keselamatan bersama hingga situasi dinyatakan benar-benar aman," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sungai Danai juga mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar rumah.

Kepala Desa Sungai Danai, Halim mengatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau agar Tim Penanganan Konflik Satwa segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

"Kemunculan harimau di Desa Sungai Danai memang sangat meresahkan dan menjadi perhatian utama kami saat ini. Kami mengimbau seluruh warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak demi menjaga keselamatan bersama. Pihak desa juga sudah melayangkan surat resmi ke BKSDA Provinsi Riau agar tim penanganan konflik satwa segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi," jelasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler