Usai Dilaporkan ke Polda Riau, Travel Umroh Detofa Minta Maaf dan Janji Kembalikan Dana Jemaah Bertahap

Rabu, 15 Juli 2026 | 04:43:00 WIB
Salah Satu Jemaah Usai Melaporkan Travel Umroh Detofa ke Polda Riau.

PEKANBARU (RA) - Manajemen Travel Umroh Detofa akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada para jemaah setelah sebelumnya dilaporkan ke Polda Riau atas dugaan penipuan dana perjalanan umroh. 

Pihak travel juga berkomitmen mengembalikan dana jemaah secara bertahap dalam waktu tiga hingga lima bulan ke depan.

Permintaan maaf tersebut disampaikan manajemen melalui grup WhatsApp jemaah pada Senin (13/7/2026) malam dan mendapat respons positif. 

Sebagai bentuk komitmen, pihak travel disebut telah mengembalikan dana dua orang jemaah senilai total Rp48 juta pada Selasa (14/7/2026).

Direktur Utama PT Detofa Trimakasih Nusantara berinisial ML mengakui masih memiliki kewajiban mengembalikan dana milik puluhan jemaah yang mengajukan refund. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para jemaah.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan serta kesalahan yang terjadi. Dari awalnya 34 jemaah yang mengajukan refund, sudah kami angsur kepada tujuh orang. Masih tersisa sekitar 27 jemaah lagi dan kami memohon waktu untuk menyelesaikan pengembalian dana tersebut," ujar ML melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/7/2026).

Ia mengatakan pengembalian dana akan dilakukan secara bertahap dengan target satu jemaah setiap pekan.

"Insyaallah akan kami angsur satu orang jemaah setiap minggunya. Paling cepat selesai dalam tiga bulan dan paling lama lima bulan. Kami berharap para jemaah dapat bersabar karena dana refund pasti kami bayarkan," katanya.

Salah seorang jemaah, Gunawan, mengaku menyambut baik langkah yang diambil pihak travel. Menurutnya, yang selama ini diharapkan para jemaah adalah kepastian terkait pengembalian dana.

"Alhamdulillah, sekarang sudah ada kejelasan mengenai pengembalian dana kami. Semoga komunikasi antara jemaah dan pihak travel kembali berjalan baik sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman. Kami sebenarnya juga ingin persoalan ini selesai dengan baik," ujarnya.

Terkait laporan yang telah diajukan ke Polda Riau, pihak Travel Umroh Detofa menyatakan akan berkomunikasi lebih lanjut dengan para jemaah. Manajemen berharap laporan tersebut dapat diselesaikan secara baik seiring dimulainya proses pengembalian dana kepada para jemaah.

Sebelumnya, sejumlah jemaah melaporkan Direktur Utama PT Detofa Trimakasih Nusantara ke Polda Riau atas dugaan penipuan dana perjalanan umroh. 

Para pelapor mengaku keberangkatan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi, sementara dana yang telah disetorkan juga belum dikembalikan hingga akhirnya laporan polisi diajukan. Saat ini, proses hukum atas laporan tersebut masih berjalan.

Terkini

Terpopuler