PEKANBARU (RA) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) Riau menggelar gala dinner bersama Ketua Umum DPP HIMPERRA, H. Ari Tri Priyono, ST, dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, di Hotel Grand Central, Senin (13/7) malam.
Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara HIMPERRA dengan pemerintah daerah dalam mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Turut hadir dalam kegiatan itu Majelis Kehormatan DPP HIMPERRA Endang Kawidjaja, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Daerah (MPOD) Ir. Nofrizal, MM, Ketua DPD HIMPERRA Riau Dr (HC) Donny Satria Putra, SE, MB, Sekretaris DPD HIMPERRA Riau Ar. Matra Anugraha, Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD HIMPERRA Riau dan Rakerda 2026 Aprilis Zen, para Ketua DPD HIMPERRA se-Indonesia, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPD HIMPERRA Riau, Donny Satria Putra, mengatakan gala dinner ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara organisasi pengembang dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan perumahan yang berkualitas dan terjangkau.
Menurutnya, HIMPERRA tetap berkomitmen menyediakan rumah dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas bangunan. Bahkan, pihaknya kini mulai menghadirkan konsep hunian dengan material yang lebih tahan lama dan antirayap.
"Kami tetap mempertahankan harga rumah yang murah dan berkualitas. Bahkan terbaru, kami akan menggunakan material bangunan yang antirayap sehingga rumah lebih awet dan nyaman ditempati masyarakat," ujar Donny.
Sementara itu, Ketua Umum DPP HIMPERRA, H. Ari Tri Priyono, mengungkapkan saat ini masyarakat semakin mudah memperoleh pembiayaan rumah melalui skema kredit. Salah satu kendala yang selama ini dihadapi calon pembeli, yakni persoalan riwayat kredit atau SLIK, kini mulai mendapat solusi.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki tunggakan di bawah Rp1 juta kini tidak lagi terkendala dalam proses pengajuan kredit sehingga peluang mendapatkan rumah menjadi lebih besar.
Di sisi lain, Ari mengakui pengembang masih menghadapi sejumlah tantangan dalam menjalankan usaha. Namun, ia menilai pemerintah terus memberikan berbagai solusi untuk mendukung iklim pembangunan perumahan.
"Kendala masyarakat selama ini adalah BI Checking atau SLIK. Sekarang sudah dipermudah. Masyarakat yang memiliki tunggakan di bawah Rp1 juta tidak lagi terkendala sehingga bank dapat mempertimbangkan pembiayaannya," jelas Ari.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung penuh kolaborasi dengan HIMPERRA Riau dalam penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia menyebutkan Pemko Pekanbaru terus memberikan kemudahan kepada para pengembang, salah satunya melalui percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga jam.
Menurut Markarius, sepanjang 2025 lalu pembangunan rumah di Pekanbaru telah mencapai lebih dari 10 ribu unit, dengan sebagian besar berada di kawasan pinggiran kota.
Ke depan, ia berharap HIMPERRA turut mengembangkan kawasan perumahan yang ramah lingkungan melalui konsep satu rumah satu pohon, penggunaan jaringan air bersih PDAM, serta penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) di setiap kawasan permukiman.
"Karena Pekanbaru saat ini sudah mengarah sebagai Green City atau kota hijau, maka setiap pembangunan perumahan baru harus memperhatikan keberadaan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari lingkungan yang sehat dan nyaman," tegas Markarius.
Suasana gala dinner semakin hangat saat panitia menyajikan ketan talam durian dan buah durian kepada seluruh tamu undangan. Hidangan khas tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Pekanbaru yang baru saja meraih rekor MURI melalui penyajian ketan talam durian sepanjang satu kilometer.